Cuaca Biak Sepekan Didominasi Cerah Berawan, Warga Diminta Waspada Karhutla
- 23 Agt 2026 17:22 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Kondisi cuaca di Kabupaten Biak Numfor dalam satu pekan ke depan secara umum diprakirakan cerah hingga cerah berawan dengan kelembapan udara yang relatif kering. Kondisi tersebut dipengaruhi fenomena global El Nino yang berdampak pada penurunan intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Biak Numfor.
Prakirawan Cuaca BMKG Biak, Kasyfil Rifki, mengatakan kondisi kering tersebut perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kondisi cuaca dalam satu pekan ke depan secara umum masih cerah hingga cerah berawan dan kelembapan udara cukup kering. Hal ini merupakan efek dari siklus global, yaitu El Nino yang berdampak kepada penurunan intensitas curah hujan di Indonesia dan wilayah Biak Numfor pada khususnya,” ujarnya Sabtu 22 Agustus 2026
Meski demikian, BMKG masih memprakirakan adanya potensi hujan ringan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, terutama pada dini hari, meskipun peluangnya relatif kecil.
Menurut Kasyfil, kondisi cuaca yang semakin kering dapat menyebabkan api lebih mudah menyebar apabila terjadi kebakaran.
“Dengan terjadinya El Nino yang menyebabkan kondisi cuaca semakin kering, maka dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat meluas dengan cepat,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah, rumput kering maupun bahan mudah terbakar lainnya secara sembarangan.
Sementara itu, kondisi angin kencang yang terjadi di wilayah Biak dipengaruhi adanya pusat tekanan udara rendah di perairan Samudera Pasifik Utara Biak. Kondisi tersebut menyebabkan pergerakan awan berlangsung cepat dan memicu angin kencang.
“Angin kencang yang terjadi sekarang ini terjadi akibat adanya daerah pusat tekanan udara yang rendah di perairan Samudera Pasifik Utara Biak. Hal ini menyebabkan seluruh awan yang ada di wilayah Biak terbawa dengan cepat ke pusat tekanan tersebut, sehingga menghasilkan angin yang kencang selama satu hari penuh,” jelas Kasyfil.
BMKG memperkirakan kondisi angin kencang mulai berkurang pada Minggu dan berakhir pada Senin, 24 Agustus 2026.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya pengguna sepeda motor, serta menghindari berada di bawah pohon yang rapuh karena berpotensi tumbang akibat terpaan angin.
“Untuk itu, kami mengimbau kepada para pendengar RRI Biak untuk berhati-hati dalam berkendara menggunakan sepeda motor dan waspada jika berada di dekat pohon yang rapuh karena bisa tumbang sewaktu-waktu,” katanya.
Untuk kondisi gelombang laut, BMKG memperkirakan ketinggian gelombang secara umum dalam satu pekan ke depan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter. Namun, akibat angin kencang yang terjadi belakangan ini, tinggi gelombang dapat meningkat hingga mencapai 2,5 meter.
Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi nelayan yang menggunakan kapal untuk melaut.
“Kami mengimbau kepada para nelayan yang mencari ikan menggunakan kapal untuk sebaiknya waspada dan menunda berlayar menangkap ikan karena gelombang laut yang masih cenderung tinggi hingga hari Senin tanggal 24 Agustus,” ujar Kasyfil.
BMKG Biak juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini sebelum melakukan aktivitas, terutama kegiatan di laut maupun aktivitas luar ruangan yang berisiko terdampak cuaca ekstrem.
“Kami juga mengimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG Biak. Jika ada pertanyaan, bisa langsung disampaikan kepada kami melalui nomor WhatsApp 0811 4822 994,” ucapnya mengakhiri
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....