Manchester United Imbang 1-1 di Fulham, Carrick Masih Punya Banyak Pekerjaan Rumah
- 21 Sep 2026 13:36 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Manchester United gagal mengakhiri periode sulit dengan kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Fulham di Craven Cottage, Minggu, 20 September 2026. Gol Matheus Cunha pada menit ke-89 menyelamatkan United dari kekalahan sekaligus mencegah tim asuhan Michael Carrick menelan tiga kekalahan beruntun.
Dilansir dari Reuters, hasil tersebut datang setelah United sebelumnya kalah dari Manchester City dalam derby dan tersingkir dari Piala Liga Inggris. Pada laga melawan Brighton & Hove Albion di ajang tersebut, United bahkan sempat unggul dua gol sebelum akhirnya kalah.
Situasi itu membuat hasil di markas Fulham menjadi penting bagi Carrick. United memang berhasil membawa pulang satu poin, tetapi koleksi lima poin dari lima pertandingan Premier League masih jauh dari ekspektasi setelah rangkaian hasil pramusim yang sempat memberikan optimisme.
Secara statistik, United sebenarnya lebih banyak menciptakan peluang. Mereka mencatat 29 percobaan ke arah gawang, sedangkan Fulham hanya 12.
Namun, dominasi tersebut tidak selalu terlihat dalam permainan. Pada sejumlah fase, United justru kehilangan intensitas dan konsentrasi. Gary Neville, mantan pemain United yang kini menjadi analis Sky Sports, bahkan menyebut penampilan tim selama 20 menit pertama babak kedua sebagai "menyedihkan".
Fulham akhirnya mendapatkan keuntungan dari salah satu momen ketika pertahanan United kehilangan fokus. Calvin Bassey melepaskan tembakan yang berhasil ditepis kiper Senne Lammens.
Bola hasil penyelamatan tersebut kemudian justru bergerak ke arah Lisandro Martinez dan mengenai bek United itu sebelum bergulir masuk ke gawang. Fulham pun memimpin melalui gol bunuh diri yang terjadi dalam situasi cukup tidak biasa.
United kemudian meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada penghujung pertandingan, meski prosesnya juga melibatkan sedikit keberuntungan.
Cunha melepaskan tembakan yang kemudian mengenai Patrick Dorgu. Pantulan bola membuat Bernd Leno kehilangan arah antisipasi sehingga kiper Fulham tersebut gagal menghentikan bola yang akhirnya masuk ke gawang.
Hasil imbang tersebut sekaligus memperpanjang catatan Carrick yang sebelumnya cukup positif ketika menangani United pada musim lalu. Setelah menggantikan Ruben Amorim, awalnya sebagai pelatih sementara, Carrick membawa tim meraih 12 kemenangan dari 17 pertandingan Premier League.
Ia juga berhasil membawa United kembali ke Liga Champions setelah klub tersebut mengakhiri musim di posisi ketiga. Namun, awal musim kali ini membuat momentum tersebut terhenti.
United kini harus memanfaatkan jeda internasional untuk melakukan evaluasi sebelum kembali bermain di Premier League. Tottenham Hotspur menjadi lawan berikutnya di kandang United.
Carrick menegaskan bahwa perhatian utamanya bukan pada berbagai pembicaraan mengenai tekanan terhadap dirinya, melainkan bagaimana tim mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Tidak, yang mengganggu saya adalah kami menginginkan hasil yang lebih baik," kata Carrick.
"Kami ingin mendapatkan lebih banyak poin. Kami akan melalui periode ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan dan kami sedang mengalami periode seperti itu, ketika hal-hal kecil akhirnya berkembang menjadi masalah besar."
Carrick mengakui United masih memiliki banyak aspek yang perlu dibenahi. Meski begitu, ia melihat ada sejumlah perkembangan positif dalam penampilan timnya di Craven Cottage.
"Kami sama sekali tidak merasa semuanya sudah sempurna. Kami harus memenangkan pertandingan sepak bola. Para pendukung kembali menunjukkan dukungan luar biasa hari ini dan kami harus memberikan sesuatu kepada mereka agar mereka terus memiliki alasan untuk bersorak."
"Ada beberapa hal yang jelas masih bisa kami lakukan dengan lebih baik, tetapi hari ini juga ada beberapa tanda positif," lanjutnya.
Cunha juga memberikan penilaian terhadap permainan United. Menurutnya, salah satu persoalan muncul ketika Fulham meningkatkan intensitas selepas jeda.
"Pada awal babak kedua mereka bermain dengan energi yang lebih besar daripada kami dan kami tidak bisa menerima hal tersebut. Kami selalu bermain lebih baik setelah kebobolan dan hal seperti ini tidak boleh terjadi," ujar Cunha.
Pemain asal Brasil itu juga menilai United sebenarnya memiliki peluang untuk mendapatkan hasil berbeda. Ia menyebut dirinya dan Bruno Fernandes sama-sama memiliki peluang yang berakhir membentur tiang.
"Saya tidak berpikir pertandingan hari ini ditentukan oleh keputusan akhir, kami hanya sedikit kurang beruntung. Saya membentur tiang, begitu juga Bruno (Fernandes). Kami perlu menciptakan lebih banyak peluang dan berharap keberuntungan datang sehingga kami bisa mencetak gol. Kami harus berkembang di setiap posisi," tambahnya.
Sementara itu, hasil imbang juga menjadi kekecewaan bagi Alvaro Arbeloa. Pelatih Fulham tersebut masih harus menunggu kemenangan pertamanya di Premier League sejak menggantikan Marco Silva.
Fulham sebelumnya juga bermain imbang dengan Liverpool. Tambahan satu poin ketika menghadapi United setidaknya membuat tim London tersebut mendapatkan hasil positif dari dua pertandingan melawan klub besar.
"Kami menginginkan poin, itu yang paling penting. Namun, saya pikir para pemain saya bekerja keras dan terbuka untuk belajar," ujar Arbeloa.
"Mereka bermain dengan cara yang memang ingin kami terapkan. Jika kami terus bermain seperti ini, kemenangan akan datang," tambahnya.
Bagi Manchester United, hasil di Craven Cottage belum menyelesaikan persoalan yang muncul sejak awal musim. Carrick kini memiliki jeda internasional untuk memperbaiki sejumlah kelemahan sebelum timnya kembali menghadapi tantangan Premier League.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....