Manchester City Menang 1-0 atas MU, Gol Haaland Tuai Kontroversi
- 14 Sep 2026 13:04 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Manchester City membawa pulang tiga poin dari Old Trafford setelah mengalahkan Manchester United 1-0 dalam lanjutan Premier League, Minggu, 13 September 2026. Erling Haaland menjadi penentu kemenangan melalui gol yang hingga pertandingan berakhir masih menuai perdebatan.
Dilansir dari Reuters, persoalan utama muncul pada proses terjadinya gol tersebut. Tayangan ulang menunjukkan Haaland tidak berada dalam posisi offside ketika bola pertama kali dimainkan. Namun, perhatian kemudian tertuju pada Enzo Fernandez yang ikut bergerak menuju bola sebelum Haaland menyelesaikan peluang.
Gelandang Manchester City itu terlihat berada dalam posisi offside ketika Josko Gvardiol mengirimkan bola ke area pertahanan Manchester United. Meski demikian, posisi Fernandez tidak dianggap sebagai pelanggaran offside oleh tim VAR.
Premier League Match Centre menjelaskan melalui media sosial X bahwa Fernandez tidak menyentuh bola dalam rangkaian serangan tersebut. Atas dasar itu, gol Haaland tetap dinyatakan sah dan Manchester City berhak unggul.
Keputusan tersebut langsung memunculkan reaksi keras dari kubu Manchester United. Pelatih Michael Carrick menjadi salah satu pihak yang paling mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan.
Carrick menilai penggunaan VAR seharusnya membantu wasit mengambil keputusan yang lebih tepat. Namun, menurutnya, banyaknya orang, perangkat, serta layar yang terlibat dalam proses pemeriksaan justru membuat keputusan tersebut sulit dipahami.
“Saya benar-benar tidak mengerti, sungguh tidak mengerti. Saya tidak bisa memahami bagaimana kita berusaha membantu wasit dengan menempatkan begitu banyak lapisan di belakang mereka, begitu banyak orang, perangkat dan layar, tetapi mereka tetap tidak bisa mengambil keputusan yang tepat,” kata Carrick.
Kekecewaan Carrick tidak hanya berkaitan dengan satu keputusan. Pelatih United tersebut juga mempertanyakan bagaimana pertandingan dinilai oleh mereka yang bertanggung jawab mengawasi jalannya laga.
“Yang mengkhawatirkan adalah jika memang seperti itu cara pertandingan dilihat oleh mereka yang bertugas memimpin. Saya tidak bisa terlalu mengkritik para pemain, dan saya tidak akan melakukannya karena saya pikir kami sudah melakukan banyak hal dengan baik. Hari ini kami hanya belum menemukan apa yang kami butuhkan.”
Hasil tersebut membuat Carrick baru mengoleksi empat poin dari empat pertandingan Premier League pertamanya sebagai pelatih United musim ini. Ia mengakui timnya masih belum mendapatkan jumlah poin yang diharapkan.
“Saya turut merasakan kekecewaan para penggemar hari ini. Kami belum mendapatkan sebanyak poin yang kami inginkan pada tahap ini, dan tidak ada cara untuk menghindari kenyataan itu. Kami hanya harus melanjutkan perjalanan dan kembali meraih kemenangan.”
Selain Carrick, bek United Lisandro Martinez juga mempertanyakan keputusan yang membuat gol Haaland tetap disahkan. Menurutnya, keberadaan Fernandez justru memengaruhi situasi di depan gawang.
Martinez menjelaskan bahwa dirinya memilih bergerak mengikuti posisi Fernandez karena pemain tersebut berada di depannya. Kondisi itu, menurut Martinez, kemudian membuat Haaland memiliki ruang yang cukup di belakang lini pertahanan United.
“Menurut saya itu offside. Yang tidak bisa saya pahami adalah aturannya. Dia berada di sana. Saya mendatanginya karena dia berada tepat di depan saya, dan itulah mengapa Haaland berada dalam posisi bebas di belakang,” jelas Martinez.
Kekalahan tersebut terasa semakin berat bagi Martinez karena United harus kehilangan tiga poin dalam pertandingan yang digelar di hadapan pendukung sendiri. Ia mengaku kesulitan mengendalikan emosinya setelah derby berakhir.
“Sekarang saya ingin tetap tenang, saya ingin mengendalikan diri, tetapi ini sangat sulit. Karena kami kalah, kalah dalam derby, kehilangan tiga poin di kandang sendiri. Itu tidak bisa diterima. Ini adalah liga terbaik di dunia, dengan tim-tim terbaik dan pemain-pemain terbaik di dunia, tetapi sekarang kami harus pulang membawa perasaan bahwa kami diperlakukan tidak adil.”
Kontroversi gol tersebut akhirnya menjadi salah satu cerita utama dari kemenangan Manchester City. Di sisi lain, Manchester United harus menerima kekalahan sekaligus kembali menghadapi sorotan terhadap keputusan VAR dalam pertandingan derby.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....