Haaland Bawa Manchester City Menang 1-0 atas MU di Derby Manchester

  • 14 Sep 2026 12:47 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Manchester City berhasil membawa pulang tiga poin dari kandang Manchester United setelah memenangkan derby Manchester dengan skor tipis 1-0, Minggu, 13 September 2026. Erling Haaland menjadi penentu kemenangan City melalui golnya pada babak kedua.

Dilansir dari Reuters, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena City harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23. Phil Foden lebih dulu meninggalkan lapangan setelah wasit Michael Oliver memberinya kartu merah akibat insiden dengan Bruno Fernandes.

Meski kehilangan satu pemain, City mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. United sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan untuk mencetak gol, tetapi penyelesaian akhir mereka belum mampu membobol gawang Gianluigi Donnarumma.

Salah satu peluang terbaik Manchester United hadir menjelang turun minum. Marcus Rashford memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas setelah Enzo Fernandez melakukan pelanggaran di luar kotak penalti. Namun, eksekusi Rashford hanya mengenai tiang kiri gawang City.

Memasuki babak kedua, tuan rumah kembali mengancam. Kobbie Mainoo mencoba peruntungannya melalui tembakan dari luar kotak penalti enam menit setelah jeda, tetapi bola kembali membentur mistar.

Di tengah tekanan tersebut, City justru mampu mencuri gol. Pada menit ke-60, Haaland menyelesaikan umpan silang Josko Gvardiol dari sudut sempit untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Namun, gol itu tidak langsung disahkan. Hakim garis lebih dahulu mengangkat bendera karena menganggap Haaland berada dalam posisi offside. Perayaan para pemain City pun sempat tertunda.

Situasi menjadi semakin rumit karena Enzo Fernandez juga berada dalam posisi offside ketika berusaha menyambut umpan silang tersebut. Fernandez memang tidak menyentuh bola, tetapi gerakannya dianggap berpotensi memengaruhi upaya Lisandro Martinez dalam menghalau bola.

VAR kemudian melakukan pemeriksaan cukup panjang. Setelah melihat tayangan ulang, perangkat pertandingan menyimpulkan Patrick Dorgu justru membuat Haaland berada dalam posisi onside karena kaki pemain United tersebut masih terulur.

Upaya Fernandez yang tidak mengenai bola juga tidak dianggap sebagai pelanggaran offside. Dengan keputusan tersebut, gol Haaland akhirnya disahkan dan Manchester City kembali merayakan keunggulan.

Manchester United terus berusaha mencari gol penyeimbang sampai menit-menit terakhir. Akan tetapi, pertahanan City mampu bertahan, termasuk ketika Donnarumma melakukan penyelamatan penting pada masa tambahan waktu untuk menggagalkan peluang Bryan Mbeumo.

Hasil tersebut membawa Manchester City naik ke posisi kedua klasemen Premier League. City mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan, sama dengan Arsenal yang berada di puncak tetapi unggul dalam selisih gol.

Sementara itu, Manchester United masih berada di peringkat ke-13 dengan perolehan empat poin dari empat laga.

Bagi Haaland, kemenangan tersebut menjadi pengalaman berbeda karena City harus menghabiskan sebagian besar pertandingan dengan 10 pemain.

“Ini semacam pengalaman baru bisa meraih kemenangan dengan 10 pemain dan rasanya luar biasa, saya harus jujur,” kata Haaland kepada Sky Sports.

Penyerang Norwegia itu juga menilai mentalitas para pemain City menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka mempertahankan keunggulan. Menurutnya, bermain dengan satu pemain lebih sedikit justru membuat tim semakin tajam dalam beberapa situasi.

“Kami membutuhkan pemain-pemain petarung di dalam tim, dan kami punya banyak pemain seperti itu. Saya sangat bahagia dengan setiap pemain dan benar-benar bangga kepada semuanya. Saya pikir kami justru menjadi lebih tajam ketika bermain dengan 10 pemain. Begitulah cara kami harus bermain setiap saat, bahkan ketika bermain dengan 11 pemain.”

Haaland juga menceritakan kebingungannya ketika gol yang semula dinyatakan offside akhirnya berubah menjadi gol yang sah. Ia bahkan sempat bercanda dengan wasit Michael Oliver terkait keputusan tersebut.

“Saya pikir ada sentuhan terhadap bola, jadi saya mengira mungkin ada seseorang yang menyentuhnya, karena biasanya saya tidak berada dalam posisi offside. Jadi, saya bilang kepada Michael Oliver bahwa saya agak tersinggung karena dia menganggap saya offside,” ujarnya sambil bercanda.

Haaland kemudian melihat ke arah pelatih Enzo Maresca untuk mencari kepastian. Respons sang pelatih membuatnya memahami bahwa gol tersebut kemungkinan besar akan tetap dihitung.

“Tapi saya melihat ke arah Enzo, sang pelatih, dan dia memberi saya tanda jempol. Dari situ saya mulai tahu bahwa gol tersebut sah, jadi saya sedikit bersiap untuk merayakannya.”

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi City setelah mampu melewati derby dengan kondisi yang sulit. Sebaliknya, Manchester United harus menerima kekalahan di kandang sendiri setelah gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain selama hampir sepanjang pertandingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....