Man City Terancam Sanksi Jika Terbukti Langgar Aturan Finansial

  • 02 Okt 2026 18:46 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Manchester City berpotensi menghadapi sanksi apabila proses pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran aturan finansial Liga Premier Inggris berujung pada pembuktian kesalahan. Pemerintah Inggris menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran harus menerima konsekuensi sesuai ketentuan.

Dilansir dari Reuters, pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Perdana Menteri Inggris Andy Burnham setelah sebelumnya muncul kekhawatiran mengenai kemungkinan perubahan kepemilikan Manchester City.

Kasus yang menjerat klub tersebut saat ini masih dalam proses. Sebelumnya, komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas sejumlah pelanggaran serius terhadap regulasi finansial Liga Premier. Namun, klub membantah melakukan kesalahan dan telah menyatakan rencana untuk mengajukan banding.

Burnham sebelumnya menyampaikan pandangannya mengenai kontribusi pemilik Manchester City yang berbasis di Abu Dhabi terhadap perkembangan kota Manchester. Menurutnya, kelompok tersebut memiliki peran dalam perkembangan klub hingga menjadi salah satu kekuatan sepak bola global.

"Saya akan sangat khawatir jika kehilangan mereka," kata Burnham saat menanggapi spekulasi mengenai kemungkinan pemilik klub melepas kepemilikannya.

Komentar tersebut kemudian memicu reaksi dari kubu oposisi. Menteri Bayangan Olahraga Louie French meminta pemerintah tidak mencampurkan kepentingan politik dengan proses sepak bola, terutama karena perkara Manchester City sedang ditangani melalui mekanisme independen.

French juga meminta agar komisi yang menangani perkara tersebut dapat menjalankan prosesnya tanpa pengaruh dari pihak luar.

Menanggapi polemik itu, juru bicara Downing Street Nomor 10 mengatakan proses terhadap Manchester City tetap berjalan secara independen. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pihak yang seharusnya mendapatkan perlakuan khusus di hadapan aturan.

"Seperti yang telah ditegaskan perdana menteri, putusan awal ini merupakan perkara serius dan tidak boleh ada anggapan bahwa siapa pun berada di atas aturan. Ia juga menekankan bahwa proses ini masih berlangsung dan tetap independen," kata juru bicara tersebut.

Pemerintah Inggris juga menyatakan hasil akhir dari proses tersebut harus dihormati. Apabila pelanggaran benar-benar terbukti, pihak yang bertanggung jawab akan dikenai konsekuensi yang dianggap sesuai dengan aturan.

"Proses ini harus dibiarkan berjalan hingga selesai dan hasilnya harus dihormati. Jika pelanggaran terbukti, pihak yang bertanggung jawab harus menghadapi konsekuensi yang sesuai."

Kritik terhadap Burnham

Pernyataan Burnham turut mendapat sorotan dari anggota parlemen Partai Konservatif, Louie French. Ia mempertanyakan alasan Burnham memberikan dukungan kepada pemilik Manchester City ketika proses terkait klub tersebut belum selesai.

Menurut French, sikap tersebut dapat membuat pendukung Manchester City mempertanyakan kemungkinan adanya pengaruh politik terhadap proses yang sedang berlangsung.

"Intervensi Andy Burnham untuk mendukung pemilik Manchester City benar-benar luar biasa. Klub tersebut menghadapi tuduhan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan para penggemar merasa khawatir dengan apa yang mereka baca di media," ujar French.

French kemudian menyoroti hubungan antara dukungan Burnham terhadap pemilik klub dan investasi yang telah dilakukan kelompok pemilik Manchester City di wilayah Manchester.

"Namun Burnham secara terbuka mendukung pemilik klub meskipun penyelidikan masih berlangsung. Para penggemar tentu akan mempertanyakan apakah ada tekanan politik yang diterapkan dalam kasus ini dan bagaimana hal tersebut berkaitan dengan investasi pemilik klub yang selama ini banyak diberitakan di Manchester."

Manchester City masih memiliki kesempatan untuk menempuh jalur banding. Klub tersebut diberi waktu hingga Jumat untuk mengajukan keberatan terhadap putusan yang telah dikeluarkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....