DPRD Batam Dorong Kerja Sama Pasokan Bahan Pokok dengan Forkopimda Tanah Datar
- 22 Sep 2026 16:30 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kebutuhan bahan pokok Kota Batam menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan DPRD Kota Batam dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin, 21 September 2026.
Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama antara Batam dan Tanah Datar, khususnya dalam memperkuat pasokan komoditas pangan dari daerah penghasil ke Batam.
Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin mengatakan, kebutuhan pangan menjadi salah satu alasan penting untuk mendorong hubungan yang lebih konkret antara kedua daerah. Batam sebagai kawasan perkotaan dan industri memiliki keterbatasan dalam menghasilkan komoditas pertanian sendiri.
“Memang perlu ada kerja sama Tanah Datar-Batam, dan kami dengar sudah ada komunikasi dengan Walikota Batam. Tentu ini kami support mengingat Batam sangat membutuhkan supply bahan pokok dari daerah sekitar,” tegas Kamaluddin.
Menurut Kamaluddin, keterbatasan lahan pertanian membuat Batam masih bergantung pada daerah lain untuk memenuhi kebutuhan sejumlah komoditas pangan masyarakat.
“Di sini hampir tak ada pertanian, hanya ada sedikit sekali dan tidak mencukupi. Jadi, kami sangat dukung kerja sama antardaerah ini dalam rangka pasokan bahan pokok,” lanjutnya.
Kerja sama tersebut dinilai dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah. Batam memperoleh dukungan pasokan pangan, sedangkan Tanah Datar memiliki peluang memperluas pasar bagi hasil pertanian dan peternakannya.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra mengatakan daerahnya memiliki sejumlah komoditas yang berpotensi mendukung kebutuhan pangan Batam. Produk tersebut antara lain beras, sayuran, dan telur.
Sebagian komoditas dari Tanah Datar selama ini juga telah masuk dalam rantai pasok kebutuhan masyarakat Batam. Karena itu, pemerintah daerah Tanah Datar melihat masih terdapat ruang untuk memperkuat hubungan perdagangan antardaerah agar distribusi pangan dapat berlangsung secara lebih berkelanjutan.
“Kami juga ingin dapat berdiskusi mengenai peningkatan PAD,” kata Eka Putra.
Selain sektor pangan, pembahasan antara kedua daerah juga membuka peluang kerja sama pada bidang lain. Eka berharap komunikasi yang terjalin tidak berhenti pada kunjungan kerja, tetapi dapat dilanjutkan melalui pembahasan yang menghasilkan bentuk kerja sama lebih konkret.
Dari sisi DPRD Tanah Datar, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar, Anton Yondra mengajak DPRD Kota Batam melakukan kunjungan balasan. Menurutnya, pertemuan lanjutan dapat digunakan untuk menggali potensi kerja sama secara lebih mendalam.
“Kami mengundang pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam untuk berkunjung ke Tanah Datar. Mudah-mudahan dari komunikasi ini dapat terjalin kerja sama dalam berbagai hal ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kamaluddin menyatakan DPRD Kota Batam mendukung upaya memperkuat hubungan dengan Tanah Datar. Menurutnya, kerja sama pasokan pangan menjadi salah satu kebutuhan yang relevan bagi Batam karena sebagian besar kebutuhan komoditas pertanian harus didatangkan dari luar daerah.
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Tanah Datar, Eka Putra bersama jajaran Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, Kajari Tanah Datar, Ryan Palasi, Kapolres Tanah Datar, AKBP Marwan Fajrin, dan Dandim 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana.
Dari DPRD Kota Batam, pertemuan dihadiri Ketua DPRD Haji Muhammad Kamaluddin bersama sejumlah pimpinan fraksi, anggota DPRD, serta Sekretaris DPRD Kota Batam Ridwan Afandi.
Pembahasan kerja sama pasokan pangan ini menjadi bagian dari upaya membuka hubungan antardaerah yang lebih konkret. Dengan potensi produksi pertanian Tanah Datar dan kebutuhan pangan Batam, kedua daerah memiliki ruang untuk mengembangkan pola kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada distribusi komoditas, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di kedua wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....