Sejarah Hari Menulis Surat Sedunia

  • 01 Sep 2026 11:46 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Hari Menulis Surat Sedunia yang diperingati setiap 1 September menjadi ajakan untuk kembali menikmati tradisi menulis dan mengirim surat dengan tangan. Melalui surat yang ditulis tangan, kita dapat menyampaikan rasa terima kasih, berbagi kenangan, atau sekadar menyapa orang terdekat.

Hari Menulis Surat Sedunia digagas oleh Richard Simpkin. Ia merupakan seorang penulis, seniman, dan fotografer asal Australia yang memiliki ketertarikan terhadap surat tulisan tangan.

Simpkin memulai gagasan tersebut dengan menulis surat kepada sejumlah tokoh yang dianggapnya sebagai legenda Australia dan mendapat balasan dari mereka. Pengalaman tersebut lalu dia tuangkan dalam buku Australian Legends yang terbit pada 2005.

Agar seni menulis surat ini maki dikenal banyak orang, Simpkin menetapkan Hari Menulis Surat Sedunia pada 2014. Sebagai upaya memperkenalkan kembali tradisi ini kepada generasi muda, ia juga mengadakan lokakarya menulis surat di sekolah-sekolah.

Dalam catatan sejarah, tradisi menuis surat telah berlangsung sejak zaman Mesir kuno dan Yunani. Surat pada masa itu ditulis menggunakan berbagai media seperti papirus, kulit binatang, tablet kayu berlapis lilin, hingga pecahan tembikar.

Seiring waktu, layanan POS berkembang dan surat semakin banyak digunakan untuk komunikasi pribadi. Dalam dunia sejarah, surat berkembang menjadi bagian dari karya sastra serta menjadi sumber penting bagi sejarawan dalam memahami berbagai peristiwa dan hubungan sosial pada masa lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....