29 Titik Banjir di Batam Ditangani, BP Batam Kembali Evaluasi Drainase

  • 31 Agt 2026 06:55 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan telah menangani 29 titik banjir di Kota Batam melalui pembenahan infrastruktur, baik secara mandiri maupun bersama Pemerintah Kota Batam.

Namun, penanganan tersebut tidak berhenti pada pembangunan atau perbaikan fisik. BP Batam kembali mengevaluasi sejumlah lokasi untuk memastikan saluran drainase yang telah ditangani benar-benar berfungsi dan mampu mengurangi risiko genangan.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia juga meninjau ruas Simpang Pollux–Simpang Telkom yang masuk dalam rencana pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Infrastruktur seperti drainase maupun penerangan jalan memiliki manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, sehingga perlu kita perhatikan dan evaluasi sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing lokasi,” kata Li Claudia.

Li Claudia mengatakan pembenahan infrastruktur harus didasarkan pada kondisi aktual di lapangan dan dilakukan secara berkelanjutan. Ia juga meminta masyarakat ikut menjaga kebersihan saluran drainase.

“Pembenahan infrastruktur yang kita lakukan harus berorientasi pada kenyamanan aktivitas harian warga. Di saat yang sama, peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat dibutuhkan agar fungsi drainase tetap optimal,” ujarnya.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan evaluasi lapangan akan terus dilakukan untuk memastikan penanganan yang disiapkan sesuai dengan persoalan di masing-masing kawasan.

“Tim teknis kami akan terus melakukan evaluasi berkala di lapangan agar formulasi penanganan tepat sasaran sesuai kondisi aktual,” kata Mouris.

Salah satu lokasi yang disebut telah menunjukkan hasil penanganan berada di kawasan Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mal. Melalui proyek multiyears 2026-2027, BP Batam melakukan peningkatan saluran drainase di kawasan tersebut.

BP Batam menyebut genangan yang sebelumnya kerap muncul saat hujan kini tidak lagi dirasakan masyarakat setelah saluran diperbaiki.

Penanganan 29 titik banjir tersebut menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur dasar yang dilakukan BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam. Pemantauan tetap dilakukan untuk menemukan persoalan baru sekaligus memastikan infrastruktur yang telah dibangun dan diperbaiki tetap berfungsi secara optimal.

Sebelumnya, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau sejumlah infrastruktur pada Selasa (25/8/2026). Beberapa lokasi yang diperiksa antara lain Drainase Jalan S. Parman, Piayu; drainase di depan RS Graha Hermine, Batu Aji; serta Drainase Spillway di Muka Kuning.

Evaluasi dilanjutkan pada Kamis (27/8) dengan meninjau dua titik drainase di Kelurahan Belian, yakni Drainase Jalan Tengku Sulung di depan Perumahan Odessa dan Drainase Jalan Hang Tuah Taman Raya Tahap 4 di depan SMP Negeri 28 Batam.

Di lokasi tersebut, tim menemukan adanya penumpukan material yang menghambat aliran air. Kondisi itu menjadi salah satu hal yang perlu ditangani untuk menjaga fungsi drainase sekaligus mengurangi potensi banjir.

Peninjauan juga mencakup kebutuhan perbaikan fungsi drainase serta akses jalan inspeksi di sekitar saluran.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....