Ombudsman: Kepatuhan Pajak Perlu Diikuti Manfaat yang Terlihat

  • 21 Agt 2026 11:31 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dinilai perlu diiringi dengan manfaat pembangunan dan pelayanan publik yang dapat dirasakan secara nyata.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari, menyampaikan pandangan tersebut dalam diskusi publik bertema Pelibatan RT/RW dalam Pendataan PKB: Perspektif Hukum dan Kepentingan Publik yang diselenggarakan GMKI Batam, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut Lagat, terdapat peluang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan PKB di Kota Batam. Ia merujuk pada data yang menunjukkan masih terdapat kendaraan yang terdaftar tetapi belum aktif melakukan pembayaran pajak.

Lagat menyebut, dari sekitar 897 ribu kendaraan roda dua yang terdaftar, hanya sekitar 336 ribu yang aktif membayar pajak. Sementara kendaraan roda empat yang aktif membayar sekitar 133 ribu dari sekitar 205 ribu kendaraan terdaftar.

“Berarti masih ada untuk roda dua enam puluh tiga persen lagi yang menunggak atau tidak membayar. Lalu untuk roda empat tiga puluh lima persen lagi.”

Ia mengatakan kewajiban membayar pajak merupakan ketentuan yang harus dipenuhi pemilik kendaraan. Penerimaan tersebut kemudian dikelola pemerintah untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, menurut Lagat, membangun kepatuhan masyarakat tidak cukup hanya dengan mengingatkan kewajiban. Pemerintah juga perlu menunjukkan manfaat yang diterima masyarakat dari penerimaan pajak tersebut.

“Kepatuhan itu sebenarnya akan terbangun budaya kepatuhan itu kalau ada feedback yang konkret diterima masyarakat.”

Karena itu, ia menilai hubungan antara kewajiban masyarakat membayar pajak dan hak masyarakat memperoleh pelayanan perlu berjalan secara seimbang.

Lagat berharap optimalisasi penerimaan PKB tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka pendapatan daerah. Pemerintah juga perlu memastikan penerimaan tersebut diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang dapat dirasakan masyarakat.

Menurutnya, semakin terlihat manfaat yang diterima masyarakat, semakin besar pula peluang terbentuknya budaya kepatuhan pajak secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....