Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan Pemenuhan Kebutuhan Organisasi di Batam
- 11 Agt 2026 11:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Keterbatasan lahan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Kota Batam dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan organisasi. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan kebutuhan terhadap lahan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk.
Hal tersebut disampaikan Li Claudia dalam kegiatan bersama Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) di Batam, Selasa, 4 Agustus 2026. Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi aspirasi organisasi terkait kebutuhan lahan untuk mendukung aktivitas dan pelayanan.
Menurut Li Claudia, persoalan lahan di Batam perlu dilihat berdasarkan kondisi ketersediaan ruang yang memang terbatas. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap lahan terus berkembang dan tidak hanya berasal dari satu kelompok.
“Lahan itu tidak mungkin beranak, tapi manusia bisa beranak terus, ya kan? Jadi kebutuhan lahan pasti lebih banyak daripada ketersediaan lahan,” ujar Li Claudia.
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat pemerintah perlu melakukan pengaturan terhadap pemanfaatan lahan. Setiap kebutuhan harus dipertimbangkan dengan melihat ketersediaan lahan dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat memenuhi seluruh permintaan lahan secara langsung karena ruang yang tersedia memiliki batas. Karena itu, diperlukan sistem yang dapat membantu pemerintah maupun masyarakat melihat kondisi lahan secara lebih jelas.
Li Claudia menjelaskan, Pemerintah Kota Batam saat ini mendorong penggunaan Land Management System. Sistem tersebut diharapkan dapat membuat informasi mengenai lahan menjadi lebih terbuka dan mudah diketahui masyarakat.
“Jadi kita sekarang sedang membangun namanya Land Management System, itu kita harapkan nanti masyarakat bisa melihat lahannya ada di mana, kemudian peruntukannya apa,” katanya.
Ia berharap organisasi keagamaan yang membutuhkan lahan dapat tetap membangun komunikasi dengan pemerintah. Setiap pengajuan nantinya dapat dibahas dengan mempertimbangkan kondisi lahan serta aturan yang berlaku.
Menurut Li Claudia, persoalan lahan tidak hanya menjadi urusan pemerintah, tetapi membutuhkan pemahaman bersama mengenai kondisi Batam. Dengan keterbatasan ruang yang ada, pemanfaatan lahan harus dilakukan secara tertata agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....