IPMB Ingin Jemaat Dibekali Keterampilan untuk Mendukung Kemandirian
- 11 Agt 2026 11:16 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) tidak hanya memikirkan kebutuhan organisasi dan pelayanan pendeta, tetapi juga ingin mendorong pemberdayaan jemaat. Ketua IPMB periode 2026-2030, Pendeta Apul Simanjuntak, mengatakan peningkatan keterampilan masyarakat menjadi salah satu gagasan yang ingin dikembangkan, Selasa, 4 Agustus 2026.
Gagasan tersebut disampaikan Apul dalam kegiatan IPMB bersama Pemerintah Kota Batam, Selasa (4/8/2026). Ia mengatakan setiap pendeta memiliki jemaat yang perlu diperhatikan dan diberdayakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Menurut Apul, pemberdayaan tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan yang memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat. Dengan keterampilan yang dimiliki, anggota jemaat diharapkan mempunyai kemampuan yang dapat digunakan untuk bekerja maupun mengembangkan usaha.
“Kita kan punya jemaat, jemaat yang masing-masing yang harus diberdayakan,” kata Apul.
Ia menyebut gagasan pemberdayaan tersebut sebelumnya juga telah dikonsultasikan dengan sejumlah anggota IPMB. Salah satu bentuk yang dibicarakan adalah memanfaatkan dukungan atau dana aspirasi untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat.
Apul menilai pelatihan dapat menjadi salah satu cara agar anggota jemaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memperoleh kemampuan yang bisa dikembangkan secara mandiri. Karena itu, ia berharap peluang kerja sama dengan pemerintah dapat dibuka untuk mendukung program tersebut.
Ia mencontohkan sejumlah keterampilan yang dapat diberikan kepada masyarakat, termasuk menjahit dan mengelas. Pelatihan semacam itu dinilai dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat di masing-masing wilayah.
Menurut Apul, pemberdayaan jemaat juga dapat menjadi bagian dari kontribusi IPMB terhadap pembangunan Kota Batam. Organisasi tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keagamaan, tetapi juga dapat ikut mendorong peningkatan kemampuan masyarakat.
Ia berharap anggota DPRD maupun pemerintah dapat melihat peluang tersebut sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Komunikasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan untuk mencari bentuk pelatihan yang dapat diterapkan.
Apul mengatakan IPMB membutuhkan dukungan dari seluruh anggotanya agar program kepengurusan periode 2026-2030 dapat berjalan. Dukungan tersebut diperlukan agar berbagai gagasan yang berkaitan dengan pelayanan dan pemberdayaan jemaat dapat diwujudkan.
“Kami juga memohon kepada juga anggota-anggota IPB kita yang selalu bersama-sama dengan kita juga supaya tetap bersama-sama dengan kami, dukung kami juga di dalam yaitu kepemimpinan organisasi ini,” ujar Apul.
Melalui kepengurusan baru, IPMB berharap pemberdayaan jemaat dapat menjadi salah satu bagian dari kegiatan organisasi. Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat memperluas kontribusi pendeta dan organisasi keagamaan dalam kehidupan masyarakat Batam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....