Nyanyang Haris Pratamura Dorong Sinergi HKTI-Pramuka Bangun Kemandirian Pangan

  • 19 Agt 2026 15:36 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua HKTI DPD Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, Selasa (18/8/2026) malam. Kehadiran Nyanyang menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan melalui kolaborasi strategis bersama generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, Nyanyang yang juga menjabat sebagai Wakil Kwartir Daerah (Kwarda) Kepri didampingi Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPD HKTI Kepri, Budi Lesmana. Keduanya menyaksikan langsung langkah kolaboratif yang diharapkan mampu membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan sektor pertanian.

Penandatanganan MoU HKTI dan Gerakan Pramuka turut dirangkaikan dengan peresmian Center of Excellence for Global Integrated Farming Training and Education, sebagai pusat pendidikan dan pelatihan pertanian terpadu bertaraf global. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan pertanian berbasis teknologi modern serta pemberdayaan anggota Pramuka agar memiliki keterampilan praktis dalam bidang pertanian berkelanjutan.

Nyanyang Haris Pratamura menegaskan, sinergi antara HKTI dan Gerakan Pramuka merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya memiliki karakter kuat, tetapi juga memahami pentingnya ketahanan pangan. Menurutnya, pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan penguatan sumber daya manusia dan keterlibatan anak muda.

“Sinergi antara HKTI dan Gerakan Pramuka adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Kita tidak hanya bicara produksi pangan, tetapi juga membangun generasi muda yang memiliki keterampilan, inovasi, dan kecintaan terhadap sektor pertanian. Ini penting untuk memastikan keberlanjutan swasembada pangan nasional,” ujar Nyanyang.

Ia menambahkan, pertanian modern harus diperkenalkan kepada generasi muda melalui pemanfaatan teknologi, sistem pertanian terpadu dan pola pikir kewirausahaan. Nyanyang berharap kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program nyata hingga ke daerah, termasuk di Kepulauan Riau, dengan melibatkan kader-kader muda dan Gerakan Pramuka dalam membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....