71 Juta Anak Indonesia Terlindungi JKN
- 31 Jul 2026 23:09 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Lebih dari 71 juta anak usia 0 hingga 17 tahun tercatat sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga Juni 2026. Kepesertaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan anak Indonesia memperoleh akses layanan kesehatan sejak dini.
Melalui Program JKN, anak dapat memperoleh pelayanan kesehatan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) hingga fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) sesuai kebutuhan medis.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengatakan sepanjang 2025 pembiayaan pelayanan kesehatan untuk peserta JKN usia anak mencapai Rp25,32 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp588,93 miliar digunakan untuk layanan di FKTP, sementara Rp24,73 triliun dialokasikan untuk pelayanan di rumah sakit.
Menurut Rizzky, kasus kesehatan anak yang paling banyak ditangani masih didominasi penyakit infeksi.
“Di FKTP misalnya, pelayanan paling banyak diberikan untuk kasus flu dengan lebih dari 7,38 juta kunjungan, disusul infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA sebanyak 7,38 juta kunjungan,” kata Rizzky.
Selain flu dan ISPA, anak juga banyak mengakses layanan kesehatan akibat demam, gangguan pertumbuhan gigi, diare, radang tenggorokan, batuk, hingga gangguan pencernaan.
Sementara di fasilitas kesehatan rujukan seperti rumah sakit, layanan kesehatan anak banyak diberikan untuk menangani demam tifoid, gastroenteritis atau diare, demam berdarah, bronkopneumonia, dispepsia, hingga pneumonia.
BPJS Kesehatan menilai tingginya pemanfaatan layanan kesehatan menunjukkan pentingnya perlindungan kesehatan sejak usia dini. Menurut Rizzky, kesehatan anak menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan generasi Indonesia menuju target Indonesia Emas 2045.
“Anak berada pada fase pertumbuhan yang sangat menentukan kualitas kesehatannya di masa depan. Melalui Program JKN, anak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan mulai dari FKTP hingga rumah sakit sesuai indikasi medis,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....