PLN Batam Edukasi Ratusan Santri soal Kesiapsiagaan Bencana dan Kelistrikan
- 31 Jul 2026 17:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - PT PLN Batam melalui program Srikandi Sahabat Anak dan Srikandi Movement memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan serta kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada ratusan santri di Pondok Pesantren Islam Terpadu Imam Syafi’i Batam.
Kegiatan tersebut menyasar lingkungan pendidikan berasrama, yang dinilai membutuhkan pemahaman lebih mengenai langkah pencegahan dan penanganan kondisi darurat karena aktivitas santri berlangsung selama 24 jam di area pondok.
Ketua Srikandi sekaligus Vice President Human Capital General Affair (HCGA) PLN Batam, Euis Hermawati, mengatakan budaya keselamatan perlu dibangun sejak dini agar masyarakat memiliki kemampuan menghadapi situasi darurat.
“Kami ingin menghadirkan manfaat berupa penyediaan sarana pendukung keselamatan dan peningkatan kapasitas para santri dan santriwati yang tinggal di lingkungan pondok pesantren. Mereka diharapkan mampu memahami langkah pencegahan dan merespons kondisi darurat dengan tepat,” ujar Euis.
Dalam kegiatan tersebut, PLN Batam menyerahkan bantuan berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, para santri dan tenaga pendidik juga mengikuti sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan serta simulasi penggunaan APAR.
Sebanyak 269 santri putra, 181 santri putri, serta tenaga pendidik mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Tangguh Bencana” tersebut.
Euis mengatakan program ini menjadi bagian dari komitmen PLN Batam dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap aspek keselamatan.
Sementara itu, Kepala PPIT Imam Syafi’i, Khaidir, mengapresiasi perhatian PLN Batam terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, edukasi keselamatan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi warga sekolah dalam menghadapi potensi keadaan darurat.
“Program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan warga sekolah menghadapi keadaan darurat sekaligus menambah wawasan mengenai pentingnya budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Khaidir.
PLN Batam berharap kolaborasi dengan institusi pendidikan dapat memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai keselamatan listrik dan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....