PLN Batam Siapkan Pasokan Listrik 690 MVA untuk Data Center Altiva di Nongsa
- 30 Jul 2026 15:48 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT Altiva Identity Datacenter untuk memasok listrik sebesar 2 x 345 MVA bagi pengembangan pusat data di Kawasan Nongsa. Pasokan listrik itu dijadwalkan mulai disalurkan secara bertahap pada 2027 dan menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan data center berkapasitas hingga 700 MVA.
Penandatanganan perjanjian disaksikan Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, serta dihadiri jajaran BP Batam, PLN Batam, dan PT Altiva Identity Datacenter.
Amsakar mengatakan kepastian pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam menarik investasi, khususnya industri berbasis teknologi seperti pusat data. Menurutnya, posisi Batam yang berdekatan dengan Singapura dan didukung infrastruktur yang terus berkembang menjadi daya tarik bagi investor.
"Batam merupakan daerah yang sangat representatif untuk pengembangan investasi berbasis teknologi. Lokasinya strategis, aksesibilitasnya terbuka, dan berhadapan langsung dengan salah satu pusat ekonomi utama di kawasan Asia," kata Amsakar.
Amsakar menambahkan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam berkomitmen mempercepat proses perizinan dan memberikan kemudahan bagi investor yang menanamkan modal di Batam.
Direktur Utama PLN Batam mengatakan kerja sama tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap keandalan sistem kelistrikan Batam. Menurutnya, kebutuhan energi menjadi salah satu pertimbangan utama industri pusat data dalam menentukan lokasi investasi.
"Melalui PJBTL ini, PLN Batam akan menyediakan pasokan tenaga listrik bagi pengembangan PT Altiva Identity Datacenter. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi energi bagi pertumbuhan ekonomi digital di Batam," ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI Kamis 30 Juli 2026.
PLN Batam menyebut sebelumnya juga telah menjalin kerja sama penyediaan listrik dengan sejumlah pengembang pusat data di Batam. Perusahaan menyatakan terus menyiapkan infrastruktur kelistrikan untuk mengimbangi meningkatnya kebutuhan energi dari sektor digital.
Sementara itu, Direktur PT Altiva Identity Datacenter, Edi Haryanto, mengatakan perusahaan menargetkan proyek tersebut tidak hanya membangun fasilitas pusat data, tetapi juga mendukung pengembangan Batam sebagai salah satu pusat ekonomi digital di Indonesia dan Asia Tenggara.
Altiva Datacenter akan dibangun di atas lahan sekitar 11 hektare di Kawasan Nongsa dan direncanakan berkembang hingga lebih dari 30 hektare. Dengan dukungan pasokan listrik dari PLN Batam, proyek itu diharapkan memperkuat ekosistem industri digital nasional sekaligus meningkatkan daya tarik Batam sebagai tujuan investasi teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....