DPRD Batam Bagikan Strategi Tingkatkan PAD dan Peran BUMD kepada DPRD Tebo

  • 15 Jul 2026 12:01 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - DPRD Kota Batam menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Selasa, 14 Juli 2026, dengan fokus pembahasan mengenai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung pembangunan.

Rombongan DPRD Kabupaten Tebo diterima Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Muhammad Syafei, ST., MT., bersama anggota Komisi II H. Sulaiman dan anggota Komisi IV H. Hery Herlangga, ST., M.Ak.

Ketua DPRD Kabupaten Tebo, Khalis Mustiko, SH, menjelaskan bahwa Batam dipilih sebagai lokasi studi karena dinilai memiliki pengalaman dalam mengoptimalkan potensi PAD serta mengembangkan BUMD sebagai salah satu instrumen pendukung pembangunan daerah.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Syafei menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi kesempatan bagi kedua daerah untuk saling berbagi praktik dan pengalaman dalam tata kelola pemerintahan maupun penguatan ekonomi daerah.

“Kami ucapkan selamat datang rekan-rekan dari Kabupaten Tebo, Jambi. Semoga pertemuan ini bermanfaat bagi kedua daerah,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Muhammad Syafei menjelaskan struktur DPRD Kota Batam yang beranggotakan 50 legislator. Ia juga menguraikan karakteristik pemerintahan Batam, termasuk pola hubungan antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang menjadi salah satu model tata kelola pemerintahan yang berbeda dibanding daerah lain.

Sementara itu, Khalis Mustiko menilai perkembangan Batam layak menjadi referensi bagi daerahnya, terutama dalam upaya memperkuat sumber-sumber pendapatan daerah.

“Kami sangat terkesan dengan pembangunan Kota Batam yang berkembang pesat. Kunjungan kerja ini kami harapkan dapat memberikan masukan bagi daerah kami, khususnya dalam pengelolaan PAD,” ungkapnya.

Diskusi juga melibatkan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam yang memaparkan sejumlah program pengembangan usaha masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi skema pinjaman tanpa bunga, pembiayaan bergulir, hingga program peningkatan kapasitas UMKM yang dijalankan melalui sinergi bersama pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kota Batam.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang bertukar pengalaman mengenai pengelolaan PAD, pengembangan BUMD, serta kebijakan pemberdayaan UMKM yang dinilai mampu memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....