OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Pembiayaan Transisi Menuju Ekonomi Rendah Karbon

  • 30 Jun 2026 17:21 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat pembiayaan transisi menuju ekonomi rendah karbon sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di sektor keuangan global.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam rangkaian London Climate Action Week 2026 yang berlangsung di London, Inggris, pada 22–25 Juni.

Menurut Friderica, tantangan Indonesia tidak hanya terletak pada penyediaan sumber pembiayaan, tetapi juga memastikan investasi mengalir ke proyek-proyek yang layak, kredibel, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

"OJK akan terus memastikan bahwa agenda keuangan berkelanjutan dan pembiayaan transisi tidak berhenti sebagai kerangka kebijakan, tetapi benar-benar menjadi mekanisme pasar yang kredibel. Tujuan akhirnya adalah menciptakan sistem keuangan yang stabil, berintegritas, dan mampu membiayai masa depan ekonomi Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan inklusif," katanya, Selasa, 30 Juni 2026.

Friderica mengatakan pembiayaan transisi menjadi agenda strategis bagi Indonesia sebagai negara berkembang yang tetap perlu menjaga pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat industrialisasi, di tengah komitmen mencapai target emisi nol bersih (net zero emissions) pada 2060 atau lebih cepat.

Ia menambahkan, keuangan berkelanjutan kini tidak lagi dipandang sebagai inisiatif sukarela, melainkan telah menjadi bagian dari kerangka regulasi dan tata kelola sektor jasa keuangan. Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong lembaga keuangan mengelola risiko perubahan iklim sekaligus mengarahkan pembiayaan kepada kegiatan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Dalam rangkaian London Climate Action Week, OJK mengikuti sejumlah forum internasional yang mempertemukan regulator, pemerintah, investor, akademisi, dan pelaku industri jasa keuangan untuk membahas pengembangan pembiayaan berkelanjutan, pengelolaan risiko iklim, serta penguatan pasar karbon.

Melalui forum tersebut, OJK juga menjajaki kolaborasi dan mempelajari praktik internasional dalam pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan yang dinilai dapat mendukung transisi ekonomi rendah karbon di Indonesia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....