Imigrasi Batam Tolak 87 Permohonan Paspor, Mayoritas Akibat Salah Pilih Layanan

  • 30 Jun 2026 16:22 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menolak 87 permohonan paspor selama periode Januari hingga Mei 2026. Sebagian besar penolakan tersebut bukan disebabkan pelanggaran hukum atau masalah keimigrasian, melainkan kesalahan administrasi yang dilakukan pemohon saat mengajukan permohonan.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan penyebab yang paling banyak ditemukan adalah pemohon mengajukan permohonan paspor baru meski masih atau pernah memiliki paspor sebelumnya.

"Alasan penolakan yang paling dominan adalah adanya duplikasi permohonan. Pemohon mengajukan permohonan paspor baru, padahal berdasarkan data keimigrasian yang bersangkutan masih atau pernah memiliki paspor sehingga seharusnya mengajukan permohonan penggantian paspor sesuai ketentuan yang berlaku," kata Kharisma, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Kharisma, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara permohonan paspor baru dan penggantian paspor. Akibatnya, sistem keimigrasian mendeteksi adanya duplikasi data sehingga permohonan tidak dapat diproses lebih lanjut.

Selain kesalahan memilih jenis layanan, Imigrasi Batam juga menemukan sejumlah penyebab lain yang menghambat penerbitan paspor. Di antaranya dokumen persyaratan yang belum lengkap, data identitas yang tidak sesuai, pemohon yang tidak memenuhi persyaratan, serta keterangan yang disampaikan saat pemeriksaan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Kharisma mengatakan pihaknya terus berupaya menekan angka penolakan dengan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur pengajuan paspor. Edukasi dilakukan melalui media sosial, situs resmi, serta kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, semakin baik pemahaman pemohon mengenai jenis layanan dan persyaratan administrasi, semakin kecil kemungkinan permohonan ditolak sehingga proses penerbitan paspor dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....