Literasi Keuangan Meningkat, Masyarakat Tetap Harus Waspada Investasi Bodong

  • 20 Jun 2026 06:33 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Meningkatnya literasi keuangan masyarakat Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi perkembangan yang positif bagi sektor jasa keuangan. Namun di tengah kemudahan akses informasi dan maraknya promosi investasi di media sosial, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk investasi ilegal yang masih bermunculan.

Direktur Kepatuhan BPR Dana Nusantara, Supriyanto, mengatakan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Hal itu terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengenali berbagai layanan keuangan yang tersedia.

Meski demikian, peningkatan literasi tersebut belum sepenuhnya menghilangkan risiko masyarakat menjadi korban penipuan berkedok investasi. Menurutnya, masih banyak pihak yang memanfaatkan minimnya pemahaman sebagian masyarakat untuk menawarkan investasi dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

Supriyanto menjelaskan, masyarakat harus memahami bahwa setiap investasi memiliki risiko yang sebanding dengan potensi keuntungan yang ditawarkan. Karena itu, tawaran keuntungan yang terlalu tinggi patut dicurigai sejak awal.

“Yang pertama pastinya dia tidak terdaftar di dalam regulatornya Indonesia. Yang kedua adalah banyak menjanjikan return yang tinggi yang tidak masuk akal,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat perlu memastikan legalitas suatu produk investasi dengan memeriksa apakah perusahaan tersebut berada di bawah pengawasan regulator yang berwenang. Langkah sederhana tersebut dapat menjadi benteng awal untuk menghindari kerugian.

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih kritis terhadap informasi yang diperoleh dari media sosial maupun influencer. Informasi yang diterima sebaiknya diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum mengambil keputusan keuangan.

Menurut Supriyanto, literasi keuangan bukan hanya tentang memahami produk keuangan, tetapi juga kemampuan mengenali risiko dan menghindari berbagai bentuk penipuan yang semakin berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....