Kodaeral IV Dukung Pemusnahan Uang Palsu Demi Stabilitas Nasional

  • 21 Mei 2026 21:44 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kepala Keuangan Wilayah (Ka Kuwil) Kodaeral IV Syarif Hidayat menghadiri kegiatan pemusnahan barang temuan rupiah tidak asli yang dilaksanakan di Kantor Bank Indonesia Batam Center, Selasa 21 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang serbaguna lantai tiga tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap mata uang rupiah serta mendukung stabilitas sistem keuangan nasional.

Pemusnahan dilakukan terhadap barang temuan berupa uang rupiah tidak asli hasil penemuan dan penindakan dari berbagai wilayah di Kota Batam. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, instansi pemerintah, dan stakeholder terkait sebagai bentuk sinergi dalam memberantas peredaran uang palsu di wilayah Kepulauan Riau.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ciri-ciri uang palsu. Edukasi mengenai metode mengenali keaslian rupiah dinilai sangat penting agar masyarakat tidak mudah menjadi korban peredaran uang palsu yang dapat merugikan sektor ekonomi maupun aktivitas perdagangan sehari-hari.

Sebagai kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan jalur internasional, Batam memiliki tingkat mobilitas perdagangan dan transaksi keuangan yang tinggi. Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap potensi tindak pidana ekonomi, termasuk peredaran uang palsu, menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas ekonomi daerah dan nasional.

Kehadiran Kodaeral IV dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut terhadap upaya pemerintah dalam menjaga keamanan ekonomi nasional. Selain menjaga pertahanan wilayah maritim, TNI AL juga berperan aktif mendukung stabilitas keamanan yang berdampak langsung pada iklim investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain pemusnahan barang bukti, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antarinstansi dalam upaya pencegahan, pengawasan, serta penegakan hukum terhadap tindak pidana pemalsuan uang. Sinergi antara aparat keamanan, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan ekonomi di wilayah perbatasan.

Melalui kegiatan ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kepercayaan terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga keuangan, stabilitas ekonomi serta keamanan nasional di wilayah Kepulauan Riau dapat terus terjaga dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....