Krisis Ruang Belajar, SMA Negeri 1 Batam Masih Terapkan Dua Shift
- 12 Mei 2026 23:43 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - SMA Negeri 1 Batam menjadi salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut diharapkan mampu mengurangi kekurangan ruang belajar yang selama ini dihadapi sekolah.
PLH SMA Negeri 1 Batam Hanafi mengatakan sekolah saat ini memiliki 42 rombongan belajar dengan jumlah murid mencapai 1.852 orang. Namun ruang kelas yang tersedia baru sebanyak 30 ruangan sehingga pembelajaran masih dilakukan dengan sistem dua shift.
Menurut Hanafi, jumlah lulusan SMA Negeri 1 Batam setiap tahunnya terus meningkat. Pada tahun pelajaran 2025 hingga 2026 jumlah tamatan mencapai 748 siswa dan menjadi jumlah terbesar sejak sekolah berdiri.
“Saat ini sekolah kami memiliki rombongan belajar sebanyak empat puluh dua rombongan belajar dengan jumlah murid sebanyak seribu delapan ratus lima puluh dua orang. Kami dengan terpaksa menjalani pembelajaran dengan dua shift karena kekurangan ruangan kelas tersebut,” kata Hanafi.
Tahun ini SMA Negeri 1 Batam mendapat bantuan revitalisasi berupa rehabilitasi dua ruangan dan pembangunan tiga ruang kelas baru. Dengan tambahan tersebut sekolah nantinya akan memiliki 33 ruang kelas.
Meski begitu pihak sekolah masih membutuhkan tambahan ruang belajar untuk memenuhi kebutuhan rombongan belajar tahun ajaran baru. Pada tahun pelajaran 2026 hingga 2027 sekolah diperkirakan masih kekurangan empat ruang kelas.
Selain persoalan ruang belajar, SMA Negeri 1 Batam juga mencatat prestasi akademik yang membanggakan. Sekolah itu menjadi penyumbang lulusan SNBP terbanyak di Provinsi Kepulauan Riau selama dua tahun berturut-turut.
“Alhamdulillah pada tahun ini kami mendapatkan bantuan revitalisasi berupa rehab dua ruangan serta ruang kelas baru sebanyak tiga ruangan kelas. Ini tentunya sangat berarti bagi sekolah kami,” ujar Hanafi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....