BPOM Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Regulasi Obat Global di Forum PBB
- 26 Apr 2026 20:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) Taruna Ikrar menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat ekosistem regulasi obat global dalam forum internasional kesehatan yang digelar di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, Rabu, 8 April 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Global Health and Medicine Forum yang diselenggarakan oleh United Nations Institute for Training and Research (UNITAR), yang mempertemukan regulator, akademisi, dan pemangku kepentingan kesehatan dari berbagai negara.
Dalam pidato kuncinya, Taruna menekankan pentingnya sistem regulasi yang kuat, adaptif, dan kolaboratif sebagai fondasi ketahanan kesehatan global di tengah berbagai tantangan, termasuk krisis kesehatan dan gangguan rantai pasok.
“Indonesia berkomitmen membangun sistem regulasi yang kredibel dan berstandar internasional, sekaligus memastikan akses masyarakat terhadap produk medis yang aman dan bermutu,” ujarnya.
Ia juga menyoroti capaian Indonesia dalam memperoleh status WHO-Listed Authority (WLA) untuk vaksin pada Desember 2025, yang memperkuat kepercayaan global terhadap sistem regulasi nasional.
Forum ini turut membahas berbagai isu strategis, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan di sektor kesehatan hingga penguatan sistem layanan kesehatan dan pencegahan penyakit.
Ke depan, BPOM menegaskan akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan academia–business–government (ABG) guna mempercepat inovasi kesehatan yang inklusif.
Partisipasi Indonesia dalam forum ini menegaskan posisinya sebagai mitra global dalam memperkuat tata kelola kesehatan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di bidang kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....