Bawaslu Dorong Peran Pencegahan Agar Dirasakan Masyarakat
- 15 Mar 2026 18:01 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Totok Hariyono mendorong penguatan peran Bawaslu agar kehadirannya semakin dirasakan masyarakat dalam menjaga demokrasi. Menurutnya, program pencegahan yang disusun Bawaslu harus mampu menjawab tantangan pengawasan pemilu secara nyata di lapangan.
Pernyataan itu disampaikan Totok dalam Peluncuran Buku Kebijakan Strategis dan Program Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur yang digelar secara daring dari Surabaya, Kamis, 12 Maret 2026.
“Program pencegahan (pelanggaran pemilu) kalau dilihat dari judul dan isinya luar biasa. Saya yakin program-program Bawaslu ke depan akan menjadi lebih baik karena merefleksi pengalaman pengawasan sebelumnya,” ujar Totok dalam sambutannya.
Totok mengatakan penguatan pencegahan perlu diiringi dengan kehadiran Bawaslu yang semakin terlihat di tengah masyarakat. Menurutnya, masyarakat harus dapat merasakan langsung peran lembaga pengawas pemilu dalam menjaga proses demokrasi.
Ia mengingatkan bahwa tantangan pengawasan pemilu masih besar, termasuk persepsi publik yang menilai pengawasan belum sepenuhnya hadir dalam dinamika demokrasi. Karena itu, kehadiran Bawaslu di tingkat akar rumput menjadi sangat penting untuk membangun kepercayaan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Totok juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan sanksi pidana terhadap keterlibatan aparat dalam pemilu. Ketentuan tersebut, lanjutnya, penting untuk mencegah tindakan yang dapat merugikan atau menguntungkan peserta pemilu.
“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas pemilu sekaligus memastikan netralitas aparat dalam proses elektoral,” tegas Totok.
Ia berharap penguatan program pencegahan dapat mendorong Bawaslu semakin aktif berinteraksi dengan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, sinergi antara lembaga pengawas dan partisipasi aktif warga menjadi kunci utama terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....