10 Tahun Terakhir, Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tinggi Namun Konsumsi Tertahan

  • 03 Mar 2026 16:21 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau (Kepri) sepanjang 2025 mencatat capaian impresif. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik, ekonomi Kepri tumbuh 6,94 persen, menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir dan melampaui rata-rata nasional sebesar 5,8 persen.

Kepala Bank Indonesia Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Rony Widijarto Purubaskoro, mengatakan, pada triwulan IV 2025, pertumbuhan Kepri menembus 7,89 persen. Angka ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi daerah, khususnya sektor industri pengolahan, masih menjadi motor utama penggerak pertumbuhan.

"Namun di balik capaian tersebut, terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Data menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga di Kepri pada periode yang sama hanya tumbuh 4,17 persen," katanya di gedung BI Kepri, Selasa, 3 Maret 2026.

Artinya, lanjut Rony, laju pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan daya beli masyarakat. Secara teori, pertumbuhan ekonomi yang tinggi seharusnya berjalan seiring dengan peningkatan konsumsi rumah tangga. Secara nasional, tren keduanya cenderung bergerak berimpit. Namun kondisi Kepri memperlihatkan adanya ruang yang masih bisa didorong agar pertumbuhan lebih inklusif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa penguatan daya beli perlu menjadi fokus ke depan. Jika konsumsi masyarakat dapat meningkat lebih kuat, maka pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas dan merata.

Apalagi Batam sebagai kontributor utama ekonomi Kepri memiliki peran sentral dalam menjaga momentum ini. Tantangannya kini bukan hanya mempertahankan pertumbuhan, tetapi memastikan hasil pertumbuhan tersebut benar-benar mengalir ke masyarakat melalui peningkatan konsumsi dan kesejahteraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....