Larisang Terpilih Ketua BKTI-PII Kepri, Perkuat Ekosistem Industri
- 24 Agt 2026 08:31 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing industri di kawasan perdagangan bebas. Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, dan persaingan industri global yang semakin dinamis, kebutuhan terhadap SDM yang unggul, produktif, dan adaptif menjadi semakin penting untuk mendorong pertumbuhan industri di Kepulauan Riau.
Badan Keahlian Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII) bersama Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Konvensi Wilayah BKTI-PII Kepulauan Riau 2026 di Universitas Ibnu Sina Batam. Konvensi mengangkat tema “Meningkatkan Daya Saing Industri Kawasan Perdagangan Bebas melalui SDM Unggul dan Produktif”. Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi perkembangan sektor industri di Kepulauan Riau.
Ketua BKTI-PII, Ir. Wiza Hidayat, mengatakan peningkatan daya saing industri tidak cukup hanya mengandalkan investasi dan perkembangan teknologi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga insinyur profesional, menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan mendorong inovasi.
Selain membahas penguatan daya saing industri, konvensi juga menetapkan Assoc. Prof. Dr. Ir. Larisang, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. sebagai Ketua BKTI-PII Wilayah Kepulauan Riau masa bakti 2026–2029.
Larisang menyampaikan kesiapannya menjalankan amanah tersebut dengan mendorong BKTI-PII Kepri menjadi organisasi profesi yang lebih aktif dan kolaboratif. Penguatan jejaring keinsinyuran dinilai penting agar organisasi dapat memberikan kontribusi yang lebih konkret terhadap perkembangan industri dan pembangunan daerah.
“Amanah ini bukan sekadar tanggung jawab organisasi, tetapi merupakan kesempatan untuk bersama-sama membangun ekosistem keinsinyuran yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi industri dan pembangunan Kepulauan Riau,” ujar Larisang.
Kepemimpinan baru tersebut diharapkan oleh Ketua Pengurus Wilayah PII Provinsi Kepulauan Riau, Ir. Mulia Pamadi, dapat memperkuat peran BKTI-PII dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan berbagai pihak, khususnya perguruan tinggi, pelaku industri, serta pemerintah daerah.
“Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi fondasi penting untuk memastikan kompetensi keinsinyuran terus berkembang sejalan dengan kebutuhan industri yang semakin kompleks,”ungkapnya.
Melalui kepengurusan periode 2026–2029, BKTI-PII Wilayah Kepri juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas profesional para insinyur, memperluas ruang pertukaran pengetahuan dan inovasi, serta menghadirkan solusi teknis yang relevan bagi dunia industri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri Kepri agar semakin produktif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....