Siswa MAN Karimun Praktik Sembelih Ayam Sesuai Syariat
- 05 Feb 2026 10:32 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Siswa MAN Karimun kelas X mengikuti pelatihan intensif penyembelihan hewan sesuai syariat bertempat di halaman MAN Karimun pada Selasa 3 Februari 2026.
Kegiatan luar kelas ini dipandu langsung oleh narasumber ahli yakni Karimuddin Matondang, Hailani, dan Ade Indrawan. Mereka tidak hanya mengajarkan cara memegang pisau, tetapi menekankan bahwa menyembelih adalah ibadah yang memiliki aturan main yang sangat ketat dalam Islam.
Karimuddin Matondang mengatakan pelatihan intensif penyembelihan hewan ini dirancang khusus untuk menguji mental sekaligus memperdalam pemahaman fiqih kepada siswa.
Dalam sesi materi, Karimuddin Matondang menekankan bahwa kehalalan sepotong daging dimulai dari proses penyembelihan yang memenuhi Rukun Penyembelihan.
”Secara detail empat rukun utama yang harus terpenuhi yakni Penyembelih (Dzabih): Harus seorang Muslim yang berakal dan memahami tata cara syariat. Kemudian Hewan yang Disembelih: Harus dalam keadaan masih hidup (hayat mustaqirrah) dan termasuk hewan yang halal dimakan. Dan terakhir Alat Menyembelih: Harus tajam dan mampu memutus urat dengan cepat; dilarang menggunakan kuku, tulang, atau gigi,” jelasnya.
Sementara itu Ade Indrawan memberikan simulasi teknis mengenai Syarat Sah penyembelihan. Ia menjelaskan bahwa agar daging menjadi halalan thayyiban, penyembelih wajib memutus dua saluran utama: Hulqum (saluran pernapasan) dan Mari’ (saluran makanan).
"Jika ditambah dengan memutus dua urat leher (Wadajain), maka itu lebih sempurna. Kecepatan dan ketajaman adalah kunci agar hewan tidak tersiksa, karena Islam sangat menjunjung tinggi prinsip ihsan (berbuat baik) bahkan kepada hewan yang akan disembelih," jelas Ade.
Melalui pelatihan dua hari ini, MAN Karimun berharap nilai-nilai religiusitas tidak hanya menjadi hafalan, tetapi meresap menjadi keterampilan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....