PLN Batam Mulai Konstruksi PLTGU Batam #1
- 31 Jan 2026 09:28 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - PT PLN Batam memulai tahapan konstruksi Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam #1 berkapasitas 120 megawatt (MW). Dimulainya proyek strategis ini ditandai dengan pelaksanaan first piling sebagai fondasi awal pembangunan pembangkit.
Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, menyampaikan pelaksanaan first piling menjadi tahapan krusial dalam siklus konstruksi pembangkit.
PLTGU Batam #1 dirancang untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di tengah pertumbuhan kebutuhan listrik Kota Batam.
“Hari ini kita bersama-sama memulai tahapan first piling Proyek PLTGU Batam #1. Mari kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh pekerjaan proyek ini dapat berjalan lancar sesuai harapan,” ujarnya, Jumat, 30 Januari 2026.
Dinda melanjutkan, proyek PLTGU Batam #1 merupakan bagian dari strategi jangka menengah PLN Batam dalam menjaga kecukupan pasokan energi. Pembangunan pembangkit ini diarahkan untuk mendukung aktivitas industri, investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Proyek ini ditargetkan rampung dan beroperasi pada Maret 2028. Dengan sistem gas dan uap, pembangkit ini juga diharapkan lebih efisien dibandingkan pembangkit konvensional.
Menurut Dinda, kebutuhan listrik di Batam terus meningkat seiring ekspansi sektor industri dan jasa. Kehadiran PLTGU Batam #1 diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan agar lebih stabil dan andal. Kondisi ini dinilai penting untuk menjaga iklim investasi dan kelangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Demand kelistrikan di Batam sangat luar biasa. Dengan hadirnya PLTGU Batam #1, sistem kelistrikan Batam akan semakin kuat, andal, dan mampu mendukung peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tambah Dinda.
Pelaksanaan proyek ini melibatkan kerja sama sejumlah pihak, termasuk kontraktor pelaksana dan mitra subkontraktor.
General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono, menyatakan bahwa tahapan pemancangan menandai dimulainya fase konstruksi fisik pembangkit. Proses ini akan dilanjutkan dengan pekerjaan struktur utama dan instalasi peralatan pembangkit.
“Saat ini kita memasuki babak baru pemancangan yang ditandai dengan seremoni hari ini. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi Kota Batam,” ujarnya.
Anjangsono juga menekankan pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam seluruh tahapan pekerjaan. Aspek keselamatan pekerja dan lingkungan menjadi prioritas agar proyek berjalan aman dan berkelanjutan. Penerapan K3 dinilai krusial mengingat skala dan kompleksitas pembangunan pembangkit.
Dengan dimulainya konstruksi PLTGU Batam #1, PLN Batam berharap dapat memperkuat ketahanan energi daerah. Keberadaan pembangkit ini diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan listrik jangka panjang serta mendukung Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....