Sering Jadi Makanan Berbuka, Ini Manfaat Kolang-Kaling
- 28 Feb 2026 13:40 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam: Kolang-kaling hampir selalu hadir dalam hidangan buka puasa. Bahan makanan ini kerap dicampurkan dalam es buah, kolak, maupun disajikan sebagai manisan dingin yang menyegarkan setelah seharian menahan haus. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang ringan membuat kolang-kaling digemari banyak orang.
Di balik tampilannya yang sederhana, kolang-kaling ternyata mengandung air dan serat dalam jumlah cukup tinggi. Kandungan ini dinilai berkaitan dengan salah satu keluhan yang sering muncul selama Ramadan, yakni susah buang air besar (BAB).
| Baca juga: Waktu Terbaik Olahraga saat Berpuasa |
Perubahan pola makan selama puasa, mulai dari pergeseran jam makan, keterbatasan asupan cairan, hingga konsumsi makanan manis dan rendah serat saat berbuka, dapat memengaruhi kerja usus. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian orang mengalami penurunan frekuensi BAB.
Kolang-kaling yang berasal dari buah pohon aren (Arenga pinnata) disebut-sebut dapat membantu menjaga kelancaran pencernaan. Dalam setiap 100 gram kolang-kaling, terkandung sekitar 94 persen air dan 1,6 gram serat pangan.
Serat berperan meningkatkan massa feses sekaligus mempertahankan kadar air di dalamnya. Proses ini membantu pergerakan usus menjadi lebih teratur sehingga feses lebih mudah dikeluarkan. Asupan serat yang cukup juga dikaitkan dengan konsistensi feses yang lebih lunak serta frekuensi BAB yang lebih stabil.
Dengan kandungan tersebut, kolang-kaling dapat menjadi salah satu pilihan menu berbuka yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga mendukung kesehatan saluran cerna selama menjalankan ibadah puasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....