Vinicius Bantah Tolak Penalti Lawan Norwegia
- 06 Jul 2026 11:49 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemain Timnas Brasil, Vinícius Júnior, akhirnya memberikan penjelasan terkait polemik penentuan eksekutor penalti saat menghadapi Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Penyerang Real Madrid itu membantah anggapan bahwa dirinya menolak mengambil tendangan penalti pada laga tersebut.
Vinícius menjelaskan bahwa pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, telah menetapkan urutan penendang penalti sebelum pertandingan dimulai. Setelah Brasil gagal melaju ke perempat final, keputusan menunjuk Bruno Guimarães sebagai eksekutor memicu kritik terhadap Vinícius karena dianggap enggan memikul tanggung jawab di momen penting.
Menurut Vinícius, keputusan tersebut sepenuhnya merupakan instruksi dari tim pelatih, bukan pilihan para pemain di lapangan. Ia menegaskan selalu siap jika ditunjuk sebagai algojo penalti.
"Pelatih sudah menentukan siapa yang akan mengambil penalti sebelum pertandingan dimulai, dan pilihannya jatuh kepada Bruno Guimarães. Saya tidak pernah menghindari tanggung jawab. Bruno dinilai lebih baik dalam mengeksekusi penalti, sehingga dia yang dipercaya," ujar Vinícius seperti dikutip dari ESPN Brasil, Senin (6/7/2026).
Pemain berusia 26 tahun itu juga membantah tudingan bahwa dirinya takut mengambil risiko pada pertandingan besar. Ia menegaskan pernah menjadi eksekutor penalti bersama Real Madrid ketika mendapat kepercayaan dari pelatih.
"Saya tidak pernah menolak mengambil penalti. Jika pelatih menunjuk saya, tentu saya akan melaksanakannya seperti yang saya lakukan di Real Madrid," katanya.
Vinícius menambahkan bahwa tidak pernah terjadi perdebatan antarpemain mengenai siapa yang akan menjadi penendang penalti. Seluruh skuad hanya menjalankan keputusan yang telah ditetapkan oleh pelatih.
"Tidak ada perdebatan sama sekali. Kami hanya mengikuti instruksi pelatih. Saya bermain untuk kepentingan tim, bukan mengejar gelar individu atau penghargaan pribadi," ucapnya.
Meski Bruno Guimarães gagal menjalankan tugasnya dari titik putih, Vinícius tetap memberikan dukungan kepada rekan setimnya. Ia berharap publik tidak menilai performa Bruno hanya dari satu kegagalan tersebut.
"Bruno memang gagal mengeksekusi penalti, tetapi itu bagian dari sepak bola. Saya tetap menghargai semua kontribusinya selama turnamen berlangsung," ujar Vinícius.
Sementara itu, Carlo Ancelotti menjelaskan bahwa penentuan eksekutor penalti didasarkan pada data statistik performa pemain selama satu musim terakhir. Menurutnya, Neymar berada di urutan pertama sebagai penendang terbaik, disusul Igor Thiago, Raphinha, Bruno Guimarães, dan Gabriel Martinelli.
Pada laga tersebut, tendangan penalti Bruno Guimarães berhasil ditepis kiper Norwegia setelah bola mengarah ke tengah gawang. Kegagalan itu menjadi salah satu momen yang berkontribusi terhadap kekalahan Brasil 1-2 sekaligus mengakhiri langkah mereka di Piala Dunia 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....