Ghana vs Panama: Duel Krusial Pembuka Grup L Piala Dunia 2026
- 16 Jun 2026 15:49 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pertandingan antara Ghana dan Panama pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi duel penting bagi kedua tim yang sama-sama mengincar langkah awal yang menjanjikan. Bagi Ghana, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan di level tertinggi sepak bola dunia. Sementara Panama datang dengan ambisi mencatat kemenangan perdana sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Dilansir dari Reuters, jelang laga yang akan berlangsung di Toronto, Ghana harus menerima kenyataan kehilangan salah satu pemain berpengaruhnya. Thomas Partey dipastikan tidak dapat memperkuat tim setelah pengajuan visanya untuk memasuki wilayah Kanada ditolak. Kondisi tersebut membuat gelandang berusia 32 tahun itu terpaksa absen pada pertandingan pertama fase grup.
Dalam beberapa tahun terakhir, performa Ghana memang mengalami pasang surut. Posisi mereka di peringkat ke-73 dunia FIFA mencerminkan periode sulit yang sempat dialami, termasuk kegagalan menembus putaran final Piala Afrika edisi sebelumnya. Meski demikian, Black Stars mampu menunjukkan respons positif dengan menjuarai grup pada babak kualifikasi Piala Dunia dan mengamankan tiket ke turnamen ini.
Untuk mengangkat kembali daya saing tim, federasi sepak bola Ghana menunjuk pelatih senior asal Portugal, Carlos Queiroz. Sosok yang pernah menangani Portugal, Iran, hingga Real Madrid itu dibebani tugas mengembalikan Ghana ke jalur prestasi, termasuk membidik tiket ke fase gugur yang terakhir kali mereka raih pada Piala Dunia 2010.
Meski memiliki banyak pemain berkualitas, Queiroz menghadapi tantangan tersendiri karena baru mulai bekerja bersama tim pada April lalu. Waktu persiapan yang singkat membuatnya harus bergerak cepat membangun chemistry dan identitas permainan tim.
Absennya Mohammed Kudus akibat cedera turut menjadi kehilangan besar bagi Ghana. Namun, mereka masih memiliki sejumlah pemain yang bisa diandalkan di lini depan. Salah satu nama yang paling disorot adalah Antoine Semenyo. Penyerang Manchester City tersebut tampil produktif sepanjang musim lalu dengan torehan 11 gol di berbagai kompetisi, termasuk gol penentu kemenangan pada partai final Piala FA melawan Chelsea.
"Segala sesuatu mungkin terjadi ketika Anda memiliki amunisi luar biasa seperti ini di tangan Anda," ujar Queiroz saat berbicara mengenai kualitas para pemain yang dimilikinya.
Di sisi lain, Panama datang ke Piala Dunia dengan status sebagai salah satu tim yang mengalami perkembangan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penampilan mereka di turnamen kali ini merupakan yang kedua sepanjang sejarah setelah debut pada edisi 2018.
Perubahan besar terjadi sejak Thomas Christiansen dipercaya menangani tim nasional Panama pada pertengahan 2020. Dalam kurun waktu tersebut, Panama berhasil memperbaiki posisi mereka di ranking FIFA secara signifikan, dari peringkat ke-81 hingga kini menembus posisi ke-34 dunia.
Perjalanan Panama menuju Piala Dunia juga diwarnai sejumlah pencapaian positif. Mereka sempat melangkah hingga final CONCACAF Nations League setelah menumbangkan Amerika Serikat di babak semifinal. Walau sempat tersandung secara mengejutkan saat tersingkir dari Gold Cup oleh Honduras, Panama tetap dianggap sebagai salah satu tim yang sedang berkembang pesat di kawasan CONCACAF.
Berbeda dengan pengalaman pertama mereka di Rusia 2018 yang berakhir tanpa satu pun kemenangan, Panama kini datang dengan target yang lebih tinggi. Mereka ingin membuktikan bahwa kemajuan yang ditunjukkan dalam beberapa tahun terakhir bukanlah kebetulan semata.
Christiansen diperkirakan kembali mengandalkan kreativitas Adalberto Carrasquilla di lini tengah serta ketajaman Ismael Diaz yang tampil gemilang sebagai pencetak gol terbanyak Gold Cup 2025.
Meski berada di grup yang juga dihuni dua raksasa sepak bola, Inggris dan Kroasia, Panama tidak ingin sekadar menjadi pelengkap. Mereka percaya mampu memberikan perlawanan kepada siapa pun lawan yang dihadapi.
"Kami tidak takut kepada siapa pun," kata Diaz.
"Siapa pun lawan yang menghadapi kami, kami ingin bersaing dengan mereka."
Dengan kondisi yang ada, duel Ghana kontra Panama diperkirakan berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos dari grup yang dihuni lawan-lawan tangguh. Hasil pertandingan ini bisa menjadi penentu arah perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....