Ayyoub Bouaddi Bersinar di Debut Piala Dunia, Maroko Tahan Imbang Brasil

  • 15 Jun 2026 10:47 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Nama Ayyoub Bouaddi mendadak menjadi perbincangan setelah tampil luar biasa saat memperkuat Maroko menghadapi Brasil pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026. Meski baru berusia 18 tahun dan menjalani pertandingan resmi internasional pertamanya di ajang besar, sang gelandang muda mampu menunjukkan kematangan yang jauh melampaui usianya.

Menghadapi tim sekelas Brasil yang berstatus lima kali juara dunia bukanlah tugas mudah. Namun Bouaddi justru tampil percaya diri sepanjang pertandingan. Ia menjadi motor permainan di lini tengah dan berkontribusi besar dalam hasil imbang 1-1 yang berhasil diamankan Maroko.

Sepanjang laga, pemain muda tersebut memperlihatkan kemampuan teknis dan fisik yang mengesankan. Ia aktif menjemput bola, membantu transisi permainan, hingga beberapa kali melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan. Kehadirannya membuat lini tengah Maroko mampu bersaing dengan para pemain bintang Brasil.

Dilansir dari Reuters. catatan statistik turut menggambarkan besarnya pengaruh Bouaddi di lapangan. Ia menjadi pemain Maroko dengan jumlah sentuhan bola terbanyak sepanjang pertandingan, sekaligus mencatat tingkat akurasi umpan di atas 90 persen. Angka tersebut menunjukkan betapa penting perannya dalam mengatur ritme permainan tim.

Sebelum bersinar bersama tim nasional Maroko, Bouaddi lebih dulu dikenal sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di sepak bola Prancis melalui penampilannya bersama Lille. Bakat besarnya membuat Federasi Sepak Bola Maroko berupaya keras untuk meyakinkannya berganti haluan dari Prancis menuju negara asal keluarganya.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, FIFA akhirnya menyetujui perpindahan federasinya pada pertengahan Mei lalu. Pertandingan melawan Brasil menjadi penampilan keempatnya bersama tim nasional senior Maroko setelah sebelumnya tampil dalam beberapa laga persiapan menuju Piala Dunia.

Keputusan pelatih Mohamed Ouahbi untuk langsung menurunkan Bouaddi sebagai starter dalam pertandingan penting melawan Brasil terbukti tepat. Sang pelatih tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya setelah melihat performa pemain muda tersebut.

"Kami tahu kualitas yang dimilikinya dan itulah alasan kami melakukan banyak pertemuan untuk meyakinkannya memilih bermain untuk Maroko," kata Ouahbi kepada wartawan.

Sebelum memutuskan membela Maroko, Bouaddi sempat menjadi bagian penting dari kelompok usia tim nasional Prancis. Bahkan pada awal tahun ini, ia masih dipercaya memimpin tim Prancis U-21 sebagai kapten.

Talenta Bouaddi sebenarnya sudah mulai menarik perhatian publik sepak bola Eropa sejak usianya masih sangat muda. Salah satu momen yang paling dikenang terjadi saat ia tampil penuh selama 90 menit dalam kemenangan Lille atas Real Madrid di Liga Champions pada Oktober 2024, tepat ketika dirinya berulang tahun ke-17.

Penampilannya saat itu begitu mengesankan hingga rekan-rekan setimnya mengangkatnya di akhir pertandingan sebagai bentuk apresiasi. Pelatih Lille kala itu, Bruno Genesio, juga memberikan penilaian yang sangat positif terhadap perkembangan pemain mudanya.

"Dia adalah sosok yang sangat cerdas. Dia memiliki bakat untuk bermain di level ini. Dia masih harus membuktikan dirinya, tetapi saya rasa tidak ada banyak hal yang perlu dikhawatirkan darinya," ujar Genesio.

Keunggulan Bouaddi ternyata tidak hanya terlihat di lapangan sepak bola. Dalam bidang akademik, ia juga menunjukkan prestasi yang luar biasa. Saat berusia 16 tahun, ia berhasil menyelesaikan ujian baccalaureate bidang sains dengan hasil terbaik, lebih cepat satu tahun dibandingkan rata-rata pelajar seusianya.

Selain itu, ia pernah meraih penghargaan dalam kompetisi pidato yang digelar akademi sepak bola dan menerima penghargaan tersebut langsung di Istana Élysée di hadapan Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron.

Menariknya, setelah tampil memukau melawan Brasil, Bouaddi memilih tidak berbicara kepada media. Ia membiarkan aksinya di atas lapangan menjadi jawaban atas segala perhatian yang kini mulai mengarah kepadanya.

Dengan kualitas teknik, kecerdasan bermain, serta mentalitas yang sudah terlihat matang sejak usia muda, Bouaddi kini mulai dipandang sebagai salah satu aset terbesar Maroko untuk masa depan. Penampilan impresifnya melawan Brasil menjadi sinyal bahwa sepak bola dunia mungkin sedang menyaksikan lahirnya bintang baru di panggung Piala Dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....