Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia Usai Piala Dunia 2026
- 13 Jun 2026 10:16 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kiper utama Belgia, Thibaut Courtois, membuka kemungkinan mengakhiri kiprahnya di level internasional setelah berakhirnya Piala Dunia 2026. Penjaga gawang berpengalaman itu mengaku mulai memikirkan masa depan kariernya bersama tim nasional seiring bertambahnya usia dan meningkatnya kebutuhan untuk menjaga kondisi fisik.
Dilansir dari Reuters, pernyataan tersebut disampaikan Courtois saat Belgia tengah mempersiapkan diri menghadapi Mesir dalam laga pembuka Grup G Piala Dunia. Setelah lebih dari satu dekade menjadi sosok penting di bawah mistar gawang Belgia, pemain berusia 34 tahun itu menilai momen pergantian generasi mulai mendekat.
Sejak menjalani debut internasional pada 2011, Courtois telah menjadi bagian penting perjalanan tim nasional Belgia di berbagai turnamen besar. Hingga saat ini, ia telah mencatatkan lebih dari seratus penampilan bersama negaranya dan menjadi salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Setan Merah.
Meski belum mengambil keputusan final, Courtois mengakui peluang untuk berhenti membela tim nasional setelah turnamen ini lebih besar dibandingkan melanjutkan karier internasionalnya.
"Saya tidak tahu apakah sekarang waktu yang tepat untuk membicarakan masa depan, tetapi kemungkinan saya tidak melanjutkan setelah turnamen ini lebih besar daripada kemungkinan saya tetap bermain," ujarnya.
Meski demikian, kiper Real Madrid tersebut menegaskan bahwa dirinya belum berencana pensiun dari sepak bola dalam waktu dekat. Ia masih ingin melanjutkan karier profesionalnya beberapa tahun lagi, namun menyadari pentingnya menjaga kondisi tubuh agar tetap kompetitif di level tertinggi.
"Saya masih ingin bermain beberapa tahun lagi."
"Namun setelah itu, Anda harus mulai menjaga kondisi tubuh. Keluarga saya juga berada di sini karena ini bisa menjadi turnamen terakhir saya."
Courtois juga memberi sinyal bahwa keputusan akhirnya bisa berubah tergantung pada perjalanan Belgia di Piala Dunia. Jika tim mampu mencatatkan hasil positif dan suasana di dalam skuad tetap kondusif, peluang untuk bertahan masih terbuka.
"Jika kami menjalani Piala Dunia yang bagus, tentu saja itu akan menjadi pertimbangan. Begitu juga jika suasana di dalam tim tetap positif. Setelah turnamen selesai, saya perlu berdiskusi dengan pelatih, Vincent Mannaert sebagai direktur teknik, dan tim dokter," katanya.
Kiper yang pernah meraih berbagai gelar bergengsi di level klub itu juga mengungkapkan bahwa pengalaman melewatkan beberapa agenda internasional pada era pelatih Domenico Tedesco membuatnya menyadari manfaat dari waktu pemulihan yang lebih panjang. Kesempatan tersebut memberinya ruang untuk beristirahat sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
"Saya menyadari bahwa selama jeda internasional itu saya bisa beristirahat dan menjalani latihan di pusat kebugaran dengan lebih tenang," ujarnya.
Dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, Courtois memang beberapa kali harus berjuang menghadapi gangguan kebugaran. Kondisi tersebut membuatnya semakin sering memikirkan masa depan sekaligus membuka jalan bagi generasi penerus di bawah mistar gawang Belgia.
"Selain itu, selama satu setengah tahun terakhir saya mengalami lebih banyak masalah fisik dan cedera kecil, sehingga secara alami saya mulai memikirkan masa depan."
"Saya sedang mempertimbangkan untuk menyerahkan tongkat estafet. Kami memiliki banyak talenta muda seperti Senne Lammens dan Mike Penders."
Walaupun mulai memikirkan langkah berikutnya dalam karier internasionalnya, Courtois menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membawa Belgia tampil maksimal di Piala Dunia. Ia mengaku telah bekerja keras untuk kembali ke performa terbaik setelah sempat terganggu cedera.
"Ya, saya sangat bersemangat, sama seperti anggota tim lainnya. Saya merasa sangat baik dan tidak sabar untuk memulai turnamen ini."
"Saya juga bekerja sangat keras untuk kembali ke kondisi terbaik selama musim semi. Cedera quadriceps yang saya alami memang sangat disayangkan karena saat itu saya merasa hampir tidak terkalahkan. Namun sekarang saya siap mempertahankan performa saya dan tetap fokus," tambahnya.
Belgia akan memulai perjuangan mereka di Grup G dengan menghadapi Mesir sebelum melanjutkan persaingan melawan Iran dan Selandia Baru. Bagi Courtois, turnamen ini bukan hanya kesempatan mengejar prestasi bersama negaranya, tetapi juga bisa menjadi babak penutup dari perjalanan panjangnya mengenakan seragam tim nasional Belgia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....