Arda Guler Pimpin Turki Hadapi Australia di Laga Perdana Piala Dunia 2026

  • 12 Jun 2026 07:54 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Tim nasional Turki akan memulai petualangan mereka di Piala Dunia dengan menghadapi Australia pada laga perdana Grup D yang berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Minggu, 14 Juni 2026 Pukul 11.00 WIB. Pertandingan ini sekaligus menandai kembalinya Turki ke panggung sepak bola terbesar dunia setelah lebih dari 20 tahun absen.

Sorotan utama tertuju kepada gelandang muda Arda Guler yang dipercaya menjadi motor permainan sekaligus sumber kreativitas lini serang Turki. Pemain berusia 21 tahun tersebut kini memikul ekspektasi besar dari publik negaranya yang telah lama menantikan kehadiran kembali tim nasional di ajang Piala Dunia sejak pencapaian semifinal pada edisi 2002.

Dilansir dari Reuters, pelatih Turki Vincenzo Montella menilai Guler memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan di level tertinggi. Menurutnya, pemain Real Madrid itu mampu memberikan perbedaan di lapangan berkat kecerdasan dan kematangannya dalam bermain.

"Dia memiliki bakat, intuisi, dan kemampuan membaca permainan. Dia tahu kapan harus memperlambat permainan, kapan harus bermain lebih langsung, dan dia juga tahu cara mencetak gol. Wajahnya terlihat polos, tetapi dia sangat cerdas," kata Montella.

"Dia memiliki bakat, bermain di level tertinggi, dan mampu menghadapi tekanan yang besar."

Meski menjadi harapan utama Turki, kondisi kebugaran Guler sempat mengundang perhatian. Cedera hamstring yang dialaminya pada akhir musim bersama Real Madrid membuatnya harus menepi dari beberapa pertandingan klub. Namun, penampilannya dalam laga persahabatan melawan Makedonia Utara dan Venezuela memberi keyakinan bahwa proses pemulihannya berjalan baik.

Di sisi lain, Australia datang dengan komposisi tim yang jauh berbeda dibanding skuad yang berhasil mencapai babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar. Generasi baru mulai mendominasi tim berjuluk Socceroos tersebut, dengan banyak pemain muda yang akan menjalani debut di putaran final Piala Dunia.

Bahkan, Australia berpeluang menurunkan hingga 17 pemain yang baru pertama kali tampil di turnamen ini. Beberapa nama yang menjadi perhatian antara lain Tete Yengi yang berkarier di Jepang serta Cristian Volpato yang memilih membela Australia setelah sebelumnya memiliki peluang memperkuat Italia.

Bek Australia Milos Degenek menilai tekanan justru lebih besar berada di kubu Turki karena mereka membawa beban ekspektasi setelah penantian panjang kembali ke Piala Dunia.

"Saya pikir Turki juga menghadapi tekanan besar karena mereka belum tampil di Piala Dunia sejak 2002," ujar Degenek.

"Ada banyak harapan dan tekanan terhadap mereka, tetapi kami jelas siap menghadapi situasi itu."

Persaingan di Grup D diprediksi berlangsung ketat karena turut dihuni Amerika Serikat dan Paraguay. Oleh sebab itu, baik Turki maupun Australia sama-sama menargetkan kemenangan pada laga pembuka guna membuka peluang lolos ke fase berikutnya.

Pelatih Australia Tony Popovic sendiri tidak menganggap minimnya pengalaman sebagai kelemahan. Ia justru melihat skuad mudanya sebagai fondasi baru yang menjanjikan untuk masa depan sepak bola Australia.

"Yang kami miliki adalah semangat muda yang besar dan banyak talenta menarik. Ini adalah awal dari siklus baru bagi tim kami," kata Popovic.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....