Pochettino Puji Mental Pemain AS Meski Tumbang dari Jerman di Laga Pemanasan

  • 08 Jun 2026 03:21 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Tim nasional Amerika Serikat harus mengakhiri rangkaian laga pemanasan menuju Piala Dunia 2026 dengan hasil kurang memuaskan setelah kalah 1-2 dari Jerman. Meski demikian, pelatih Mauricio Pochettino menilai timnya telah menunjukkan mentalitas dan respons yang positif saat menghadapi salah satu kekuatan besar sepak bola dunia tersebut.

Dilansir dari reuters, pertandingan berlangsung di Soldier Field, Chicago. Jerman langsung memberikan tekanan sejak awal dan membuka keunggulan hanya beberapa menit setelah sepak mula. Kai Havertz sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan yang memanfaatkan umpan bola mati dari Joshua Kimmich.

Tuan rumah sempat membalas dan membuat kedudukan kembali seimbang melalui aksi Antonee Robinson. Gol tersebut memberi harapan bagi Amerika Serikat untuk menutup laga dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.

Namun pada babak kedua, Die Mannschaft kembali mengambil kendali permainan. Leroy Sane berhasil membobol gawang Amerika Serikat pada menit ke-57, sekaligus memastikan kemenangan Jerman dalam laga uji coba terakhir kedua tim sebelum tampil di Piala Dunia.

Walau gagal meraih hasil yang diinginkan, Pochettino mengaku cukup puas dengan performa keseluruhan para pemainnya. Menurutnya, tim mampu memberikan perlawanan yang layak saat berhadapan dengan salah satu negara elite sepak bola dunia.

“Secara keseluruhan, saya pikir ini adalah penampilan yang bagus. Saya senang dengan performa semua pemain. Kami bermain melawan salah satu tim terpenting di dunia,” kata Pochettino.

Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu juga menilai pertandingan tersebut menjadi tolok ukur penting untuk menguji kesiapan mental skuadnya sebelum tampil di ajang sesungguhnya.

“Saya pikir kami harus senang dengan itu. Kami bersaing, sedikit kurang beruntung, dan menurut saya pertandingan berlangsung seimbang. Ini merupakan tantangan luar biasa bagi kami untuk melihat bagaimana kami bereaksi, bagaimana kami menunjukkan karakter, kebersamaan, dan bagaimana kami bermain di bawah tekanan,” ujarnya.

Amerika Serikat dijadwalkan memulai kiprah di Grup D Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Paraguay pada 12 Juni mendatang di Stadion SoFi, kawasan Los Angeles.

Pochettino mengungkapkan bahwa selama dua pekan terakhir tim pelatih sengaja memberikan intensitas latihan yang tinggi guna meningkatkan kesiapan fisik dan taktik para pemain menjelang turnamen.

“Kami memberikan tuntutan yang sangat besar kepada para pemain dalam dua minggu terakhir. Saya melihat para pemain dan tim telah menjalani beban latihan yang cukup tinggi,” kata Pochettino.

Menjelang laga pembuka melawan Paraguay, fokus utama tim kini adalah memastikan kondisi pemain tetap optimal agar mampu tampil maksimal saat kompetisi resmi dimulai.

“Sekarang kami harus mengevaluasi beban tersebut dan bertindak cerdas agar bisa menghadapi Paraguay dalam kondisi terbaik, segar, dan penuh energi,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....