Organda Tak Masalahkan Harga Solar Naik, Asalkan Pasokan Tersedia

  • 07 Okt 2026 00:54 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Organisasi Angkutan Darat (Organda) meminta pemerintah lebih mengutamakan kepastian pasokan solar dibandingkan mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Bagi pengusaha angkutan, kelangkaan solar dinilai jauh lebih mengganggu operasional dibandingkan kenaikan harga.

Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetono mengatakan organisasi telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah dalam berbagai forum. Menurutnya, kepastian ketersediaan solar menjadi kebutuhan utama agar layanan angkutan barang maupun penumpang tetap berjalan.

“Kalau memang harga minyak dunia terlalu tinggi, dinaikkan saja harga solarnya. Yang penting kuantitas solar ada,” kata Adrianto usai pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVII Organda di Batam, Selasa, 6 Oktober 2026.

Adrianto mengatakan persoalan pasokan lebih mendesak karena transportasi darat bergantung langsung pada ketersediaan BBM. Ketika solar tidak tersedia, operator tidak dapat menjalankan armadanya meski berbagai persoalan teknis dan operasional lainnya telah dipenuhi. Organda telah menyampaikan aspirasi tersebut dalam pembahasan mengenai kebutuhan BBM untuk angkutan, namun sejauh ini pemerintah sedang mengupayakan masukan tersebut.

Adrianto juga menyinggung penerapan kebijakan biodiesel B50. Organda, kata dia, pada prinsipnya akan menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah. Akan tetapi, penyesuaian tersebut tidak akan berarti apabila pasokan solar di lapangan terganggu.

“Masalah B50, kita lebih fokus bagaimana solar itu ada. Di setiap rapat selalu kita minta agar solar ada di mana pun ada SPBU, setiap saat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....