Pusgeosau TNI AU Petakan Wilayah Terdampak Bencana di NTT
- 22 Agt 2026 09:34 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara (Pusgeosau) melaksanakan pemotretan udara di sejumlah wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyediakan data dan informasi geospasial yang dapat digunakan sebagai pendukung penanganan bencana secara cepat, tepat, dan terukur.
Tim Pusgeosau yang dipimpin Kapten Sus Iqbal diberangkatkan menggunakan pesawat Cassa TNI AU melalui rute Abdulrachman Saleh–Lombok–Tambolaka–El Tari. Setibanya di wilayah operasi, tim melaksanakan pemotretan udara menggunakan kamera DMC III dan Nikon D3 untuk memperoleh gambaran kondisi wilayah dari udara.
Pemotretan dilakukan di sejumlah wilayah yang terdampak bencana, meliputi Borong, Lamba Leda Selatan, Elar Selatan, Lamba Leda Timur, dan Sambi Rampas. Data visual yang diperoleh diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi lapangan secara lebih luas dibandingkan pengamatan yang dilakukan dari darat.
Hasil pemotretan udara selanjutnya akan diolah menjadi informasi geospasial. Data tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi wilayah yang terdampak, menilai tingkat kerusakan, memetakan area yang membutuhkan penanganan segera, serta membantu menentukan prioritas dalam proses penanggulangan bencana.
Kapusgeosau Marsda TNI Ferdinand Roring mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari kontribusi TNI AU dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, kemampuan survei, pemotretan udara, dan pengolahan data geospasial dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan informasi yang cepat dan akurat bagi kebutuhan penanganan di lapangan.
Informasi geospasial memiliki peran penting dalam kondisi pascabencana karena dapat membantu pemerintah dan unsur terkait memahami perubahan kondisi wilayah serta menentukan langkah penanganan berdasarkan data. Selain mendukung proses evakuasi dan pemulihan, pemetaan udara juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk perencanaan rehabilitasi dan pembangunan kembali wilayah terdampak.
Dukungan Pusgeosau menunjukkan pemanfaatan kemampuan teknologi dan sumber daya TNI AU tidak hanya untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana. Data hasil pemotretan udara di NTT diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga serta mempercepat pengambilan keputusan dalam upaya penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....