Tiga Pesawat TNI AU Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan
- 22 Agt 2026 09:36 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - TNI Angkatan Udara mengerahkan tiga pesawat Casa NC-212 dari Skadron Udara 4 untuk mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan. Ketiga pesawat tersebut diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada Jumat siang 21 Agustus 2026, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.
Pengerahan pesawat tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AU dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Melalui OMC, operasi diharapkan dapat membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan, terutama kawasan yang terdampak maupun berpotensi mengalami kebakaran.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M., mengatakan pengerahan tiga pesawat Casa NC-212 merupakan bentuk dukungan TNI AU terhadap pelaksanaan OMC. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.
Tambahan tiga pesawat TNI AU itu sekaligus memperkuat armada yang sebelumnya telah berada di Kalimantan. Saat ini, terdapat 20 pesawat berbagai jenis yang dikerahkan oleh BPBD untuk mendukung operasi penanganan Karhutla di wilayah tersebut.
Dari 20 pesawat yang beroperasi di Kalimantan, lima di antaranya merupakan helikopter, tiga pesawat digunakan untuk pelaksanaan modifikasi cuaca, sedangkan 12 helikopter berukuran besar diperuntukkan bagi operasi water bombing. Penggunaan berbagai jenis pesawat tersebut disesuaikan dengan kebutuhan penanganan kebakaran di lapangan.
Secara keseluruhan, sebelumnya telah dikerahkan 42 pesawat ke enam provinsi yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah. Dari total tersebut, 20 pesawat berpusat di wilayah Kalimantan, sementara 22 pesawat lainnya ditempatkan di Sumatra.
Pengerahan tambahan pesawat Casa NC-212 menunjukkan sinergi antara TNI AU dan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman Karhutla. Selain mendukung OMC, penguatan armada udara diharapkan mempercepat respons terhadap kebakaran sekaligus membantu mengurangi risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....