Kue Putri Mandi, Jajanan Tradisional yang Kenyal dan Bikin Nagih
- 03 Sep 2026 15:50 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kue putri mandi merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang memiliki tampilan sederhana, tetapi menyimpan cita rasa yang khas. Kue ini biasanya berbentuk bulatan kecil berwarna-warni, kemudian disajikan bersama kuah santan yang gurih dan manis. Perpaduan tekstur kenyal dari adonan tepung ketan dengan kuah santan membuat putri mandi menjadi kudapan yang cukup berbeda dari jajanan pasar lainnya.
Nama putri mandi sendiri cukup menarik karena kue ini disajikan dengan bulatan-bulatan adonan yang seolah sedang “mandi” di dalam kuah santan. Di sejumlah daerah, putri mandi juga dikenal dengan variasi bahan dan penyajian yang berbeda. Namun, ciri utamanya tetap berupa adonan tepung ketan yang dibentuk bulat dan dipadukan dengan kuah santan serta gula merah.
Untuk membuat putri mandi, adonan biasanya menggunakan tepung ketan yang dicampur dengan air hingga menghasilkan tekstur yang bisa dibentuk. Adonan kemudian diberi warna sesuai selera dan dibentuk menjadi bulatan kecil. Pada beberapa resep tradisional, bagian dalamnya dapat diberi isian berupa campuran kelapa parut dan gula merah sehingga menghasilkan sensasi manis yang lebih kuat ketika digigit.
Setelah dibentuk, bulatan adonan direbus hingga matang dan mengapung. Sementara itu, kuah dibuat dari santan yang dimasak bersama gula merah atau gula pasir dan sedikit garam. Santan perlu dimasak dengan hati-hati agar menghasilkan kuah yang gurih dan tidak pecah. Setelah matang, bulatan kue kemudian disajikan bersama kuah santan tersebut.
Dahulu, jajanan seperti putri mandi cukup mudah dijumpai dalam berbagai acara keluarga, pasar tradisional, hingga kegiatan masyarakat. Namun, seiring berkembangnya pilihan makanan modern, keberadaan sejumlah jajanan tradisional mulai berkurang di beberapa tempat. Putri mandi menjadi salah satu kudapan yang menarik untuk kembali diperkenalkan, terutama kepada generasi muda yang mungkin belum terlalu familiar dengan namanya.
Keberadaan kue putri mandi juga menunjukkan bagaimana jajanan tradisional tidak hanya menawarkan rasa, tetapi turut membawa cerita tentang kebiasaan masyarakat dalam mengolah bahan sederhana. Tepung ketan, kelapa, santan, dan gula merupakan bahan yang sudah lama digunakan dalam berbagai makanan Nusantara. Dari bahan tersebut, masyarakat dapat menghasilkan kudapan dengan tampilan menarik tanpa membutuhkan teknik memasak yang rumit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....