Risiko Makanan Pedas bagi Kesehatan Lambung

  • 30 Sep 2026 21:48 WIB
  •  Batam


RRI.CO.ID, Batam - Makanan pedas menjadi pilihan banyak orang karena memberikan sensasi rasa yang lebih kuat. Sambal, cabai, mi pedas hingga berbagai hidangan berbumbu tajam kerap menjadi menu favorit.

Namun, bagi sebagian orang, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan. Efeknya pun bisa berbeda-beda, tergantung kondisi tubuh dan seberapa banyak makanan pedas yang dikonsumsi.

1. Dapat memicu rasa perih atau panas

Cabai mengandung capsaicin, senyawa yang memberikan sensasi pedas. Pada orang tertentu, makanan yang mengandung banyak capsaicin dapat memicu rasa panas atau tidak nyaman di saluran pencernaan.

Sensasi tersebut biasanya lebih mudah dirasakan oleh orang yang memang sensitif terhadap makanan pedas.

2. Bisa memperburuk gejala asam lambung

Sebagian orang dengan masalah refluks asam atau GERD dapat mengalami gejala yang lebih berat setelah mengonsumsi makanan tertentu, termasuk makanan pedas.

Keluhannya dapat berupa rasa terbakar di dada, sensasi asam atau pahit di mulut, serta rasa tidak nyaman setelah makan.

3. Dapat menyebabkan sakit perut

Mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah banyak dapat membuat sebagian orang mengalami sakit atau rasa tidak nyaman pada perut.

Respons tubuh tidak selalu sama. Ada orang yang dapat menikmati makanan pedas tanpa masalah, sementara yang lain lebih mudah mengalami gangguan pencernaan.

4. Bisa memicu diare pada sebagian orang

Capsaicin dapat merangsang saluran pencernaan. Pada sebagian orang, konsumsi makanan yang sangat pedas dapat membuat gerakan usus menjadi lebih cepat sehingga muncul keluhan seperti diare.

Jika hal tersebut sering terjadi setiap kali mengonsumsi makanan pedas, sebaiknya perhatikan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi.

5. Tidak berarti makanan pedas harus dihindari semua orang

Makanan pedas tidak otomatis menyebabkan kerusakan lambung pada setiap orang. Yang perlu diperhatikan adalah respons tubuh masing-masing.

Jika setelah makan pedas muncul keluhan berulang, mengurangi tingkat kepedasan atau frekuensi konsumsinya dapat menjadi pilihan. Makan dalam porsi wajar dan memperhatikan pola makan secara keseluruhan juga penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Jika nyeri perut, rasa terbakar, muntah, atau gangguan pencernaan terjadi berulang maupun terasa berat, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

Pada akhirnya, menikmati makanan pedas boleh saja selama tubuh dapat menerimanya. Kuncinya adalah mengenali batas toleransi tubuh dan tidak berlebihan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....