Makanan yang Bisa Membuat Perut Mudah Kembung

  • 29 Sep 2026 14:53 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Perut kembung bisa muncul setelah makan, dan sering kali kita langsung bertanya-tanya, “Tadi makan apa, ya?” Ternyata, beberapa jenis makanan memang lebih mudah menghasilkan gas atau memengaruhi proses pencernaan sehingga membuat perut terasa penuh, begah, atau tidak nyaman.

Salah satu kelompok makanan yang cukup sering dikaitkan dengan kembung adalah kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang polong, dan lentil. Makanan ini mengandung serat serta jenis karbohidrat tertentu yang tidak sepenuhnya dicerna di usus halus. Ketika mencapai usus besar, bakteri usus akan memfermentasinya dan menghasilkan gas.

Sayuran tertentu juga bisa membuat sebagian orang lebih mudah kembung. Contohnya brokoli, kol, kembang kol, dan sawi. Sebenarnya sayuran tersebut tetap memiliki banyak manfaat dan bukan berarti harus dihindari. Hanya saja, kandungan serat dan senyawa tertentu di dalamnya dapat meningkatkan produksi gas pada orang yang sensitif.

Kemudian ada minuman bersoda. Karbonasi pada minuman ini mengandung gas karbon dioksida. Sebagian gas tersebut bisa keluar melalui sendawa, tetapi sebagian lainnya dapat masuk ke saluran pencernaan dan membuat perut terasa penuh atau bergas.

Makanan tinggi lemak juga bisa menjadi pemicu pada sebagian orang. Makanan seperti gorengan, makanan cepat saji, atau hidangan yang sangat berlemak dapat memperlambat proses pengosongan lambung. Akibatnya, perut bisa terasa lebih penuh dan tidak nyaman setelah makan.

Buat kamu yang sering kembung setelah minum susu, bisa jadi tubuh mengalami intoleransi laktosa. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan enzim laktase yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa, yaitu gula alami dalam susu. Laktosa yang tidak tercerna kemudian difermentasi oleh bakteri di usus dan dapat menghasilkan gas, kembung, hingga diare.

Selain jenis makanan, cara kita makan juga ternyata berpengaruh. Makan terlalu cepat, banyak berbicara sambil makan, mengunyah permen karet, atau minum menggunakan sedotan dapat membuat lebih banyak udara tertelan. Udara yang masuk ke saluran pencernaan ini juga dapat membuat perut terasa begah.

Namun, makanan yang menyebabkan kembung pada seseorang belum tentu memberikan efek yang sama pada orang lain. Kondisi pencernaan, jumlah makanan yang dikonsumsi, serta sensitivitas masing-masing tubuh bisa berbeda.

Jadi, kalau kamu sering mengalami perut kembung, nggak perlu langsung menghapus banyak makanan dari menu. Coba perhatikan pola makan dan catat makanan apa yang biasanya diikuti rasa kembung. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui pemicunya dan mengatur porsinya dengan lebih tepat.

Perut kembung sesekali umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Tapi kalau kembung sering terjadi, semakin berat, atau disertai nyeri perut, muntah, penurunan berat badan, perubahan pola buang air besar, atau keluhan lain yang menetap, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....