Aktivitas Menarik Jaring Berisiko Gangguan Otot Nelayan
- 15 Sep 2026 09:11 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Aktivitas menangkap ikan menggunakan jaring dapat memberikan beban fisik yang cukup besar bagi nelayan. Gerakan berulang saat menarik jaring, ditambah beban yang harus ditanggung tubuh, berpotensi menimbulkan gangguan pada sistem otot dan rangka.
Dosen Teknik Industri Universitas Putra Batam, Sri Zetli, mengatakan risiko tersebut perlu dilihat melalui pendekatan ergonomi. Menurutnya, ergonomi tidak hanya menilai apakah suatu pekerjaan dapat dilakukan, tetapi juga memastikan pekerjaan tersebut dilakukan secara aman. Hal itu disampaikan dalam dialog program Batam Menyapa di Studio PRO 1 RRI Batam, Rabu, 9 September 2026.
“Dari sisi ergonomi aktivitas itu sangat memberikan beban fisik yang cukup besar, terutama pada otot dan sistem musculus,” ujar Sri.
Beban tersebut dapat dirasakan pada tangan, bahu, punggung hingga kaki karena seluruh bagian tubuh digunakan secara bersamaan ketika menarik jaring. Jika gerakan dilakukan secara berulang dalam waktu lama, keluhan yang awalnya hanya berupa rasa lelah dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Dalam wawancara dengan nelayan, tim menemukan keluhan berupa pegal atau sakit pada beberapa bagian tubuh setelah melaut. Keluhan tersebut sering dianggap sebagai hal biasa karena nelayan sudah terbiasa melakukan aktivitas yang sama dalam waktu lama.
Sri menyebut salah satu aktivitas yang memiliki beban cukup berat adalah ketika nelayan menarik hasil tangkapan menggunakan jaring. Beban satu jaring yang ditarik bahkan dapat mencapai sekitar 50 hingga 60 kilogram dan dikerjakan oleh dua nelayan dalam satu perahu.
| Baca juga: Banyak Gangguan, Mengapa Kita Sulit Fokus? |
“Kalau lama-kelamaan ini bukan menjadi sakit biasa lagi. Ini akan menjadi sindrom nantinya,” katanya.
Untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja, tim menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment atau REBA. Metode tersebut menilai sudut dan posisi tubuh, terutama pada bagian leher, bahu, punggung dan kaki saat nelayan melakukan aktivitas penangkapan ikan.
Hasil pengukuran menunjukkan aktivitas penangkapan ikan memiliki risiko yang sangat berat jika dilakukan secara terus-menerus. Karena itu, nelayan disarankan mengurangi posisi membungkuk terlalu lama, menekuk lutut ketika mengangkat beban, serta memutar kaki ketika mengubah arah tubuh agar beban pada punggung dapat dikurangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....