Dampak Perut Buncit bagi Kesehatan Tubuh
- 31 Agt 2026 07:25 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perut buncit sering dianggap hanya sebagai masalah penampilan. Padahal, penumpukan lemak di sekitar perut dapat menjadi tanda adanya lemak visceral yang berkaitan dengan berbagai risiko kesehatan.
Lemak visceral berbeda dengan lemak yang berada tepat di bawah kulit. Lemak ini berada di sekitar organ dalam perut dan secara metabolik lebih aktif sehingga dapat memengaruhi fungsi tubuh.
Menurut World Health Organization, kelebihan berat badan dan obesitas merupakan faktor risiko berbagai penyakit tidak menular, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.
| Baca juga: Begadang Terus, Kenali Dampaknya bagi Tubuh |
Salah satu dampak yang perlu diperhatikan adalah meningkatnya risiko resistensi insulin. Ketika tubuh tidak merespons insulin dengan baik, kadar gula darah dapat meningkat dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Penumpukan lemak di area perut juga berkaitan dengan kesehatan jantung. Lemak visceral dapat berhubungan dengan tekanan darah tinggi serta perubahan kadar kolesterol dan trigliserida.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Nature Reviews Endocrinology menunjukkan bahwa lemak visceral memiliki hubungan dengan gangguan metabolisme dan peningkatan risiko penyakit kardiometabolik.
Perut yang semakin besar juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami gangguan tidur. Pada orang tertentu, kelebihan berat badan terutama di sekitar leher dan perut dapat meningkatkan risiko obstructive sleep apnea.
Selain itu, berat badan berlebih dapat memberikan beban tambahan pada persendian. Kondisi tersebut dapat membuat aktivitas seperti berjalan, naik tangga, atau berolahraga terasa lebih berat.
Namun, penting untuk tidak menilai kesehatan hanya berdasarkan bentuk perut. Lingkar pinggang, berat badan, pola makan, aktivitas fisik, tekanan darah, dan pemeriksaan kesehatan lainnya juga perlu dipertimbangkan.
Jika lingkar pinggang terus bertambah, langkah sederhana bisa dimulai dengan mengurangi minuman manis, memperbanyak aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan menjaga kualitas tidur.
Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Jalan kaki secara rutin juga dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan aktivitas harian.
Jadi, perut buncit bukan hanya persoalan penampilan. Mengurangi penumpukan lemak di area perut berarti juga berusaha menurunkan berbagai risiko kesehatan dan menjaga tubuh tetap aktif dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....