Ini Dampak Sering Duduk Terlalu Lama saat Bekerja
- 11 Agt 2026 15:17 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Duduk menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang bekerja di depan komputer, belajar, atau menghabiskan waktu dengan menonton dan menggunakan perangkat digital. Namun, terlalu lama duduk tanpa diselingi aktivitas fisik dapat memberikan dampak bagi kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan perilaku sedentari atau terlalu banyak menghabiskan waktu dalam posisi duduk sebagai salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan. WHO menganjurkan orang dewasa membatasi waktu sedentari dan menggantinya dengan aktivitas fisik, termasuk aktivitas dengan intensitas ringan.
Salah satu dampak yang paling mudah dirasakan setelah duduk terlalu lama adalah munculnya rasa kaku atau tidak nyaman pada tubuh. Posisi duduk yang kurang baik dan tidak berubah dalam waktu lama dapat memberikan tekanan pada bagian punggung, leher, dan bahu. Kebiasaan duduk terlalu lama juga berkaitan dengan kesehatan metabolisme dan sistem kardiovaskular. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa waktu sedentari yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kematian dini. Risiko tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, termasuk tingkat aktivitas fisik seseorang.
Sebuah kajian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia menemukan adanya hubungan antara waktu yang dihabiskan dalam perilaku sedentari dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa mengganti sebagian waktu duduk dengan aktivitas fisik dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Duduk terlalu lama juga dapat membuat seseorang kurang bergerak sepanjang hari. Padahal, tubuh membutuhkan aktivitas fisik untuk menjaga kekuatan otot, kebugaran jantung dan paru-paru, serta membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Kabar baiknya, mengurangi waktu duduk tidak selalu harus dilakukan dengan olahraga berat. Kebiasaan sederhana seperti berdiri dan berjalan sebentar setelah menyelesaikan pekerjaan, mengambil minum, menggunakan tangga, atau melakukan peregangan ringan dapat membantu memecah waktu sedentari. Bagi pekerja yang harus duduk di depan komputer, memasang pengingat untuk berdiri dan bergerak secara berkala dapat menjadi salah satu cara sederhana. Posisi meja, kursi, dan layar juga sebaiknya diatur agar tubuh berada dalam posisi yang nyaman selama bekerja.
Yang perlu diperhatikan, olahraga pada waktu tertentu belum tentu sepenuhnya menghapus dampak dari kebiasaan duduk sepanjang hari. Karena itu, selain berolahraga secara rutin, penting untuk tetap aktif dan mengurangi durasi duduk dalam aktivitas sehari-hari. Menjaga tubuh tetap bergerak tidak harus dimulai dari perubahan besar. Berdiri, berjalan, dan melakukan aktivitas ringan secara berkala merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi waktu sedentari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....