Penuhi Cairan saat Anak Mengalami Demam
- 09 Jul 2026 09:30 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemenuhan kebutuhan cairan menjadi salah satu langkah penting dalam penanganan anak yang mengalami demam. Peningkatan suhu tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, sehingga risiko dehidrasi perlu diwaspadai sejak dini.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, anak yang mengalami demam dianjurkan mengonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup sesuai usia. Air putih, ASI bagi bayi yang masih menyusu, maupun makanan berkuah dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama masa pemulihan.
| Baca juga: Pertolongan Awal saat Anak Kejang Demam |
Sementara itu, World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa pemenuhan cairan merupakan bagian penting dari perawatan suportif pada anak yang mengalami demam. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga fungsi organ tubuh sekaligus mengurangi risiko terjadinya dehidrasi.
Orang tua perlu memperhatikan tanda-tanda kekurangan cairan, seperti bibir kering, anak tampak haus terus-menerus, buang air kecil berkurang, atau tubuh terlihat lemas. Apabila gejala tersebut muncul, anak perlu segera mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.
| Baca juga: Anak Muntah Jangan Panik Berlebihan |
Selain memenuhi kebutuhan cairan, orang tua dianjurkan memantau suhu tubuh anak secara berkala menggunakan termometer. Jika demam berlangsung lebih dari dua hari, disertai kejang, sesak napas, atau anak sulit dibangunkan, segera bawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan menjaga kecukupan cairan dan memberikan perawatan yang tepat, proses pemulihan anak saat demam dapat berlangsung lebih optimal. Pemantauan kondisi secara berkala serta penanganan medis apabila diperlukan menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....