Fenomena Jam 3 Sore: saat Otak Orang Indonesia Tiba-Tiba "Logout"

  • 26 Mei 2026 13:10 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pernahkah kamu merasa konsentrasi mendadak buyar dan mata terasa sangat berat ketika jarum jam menunjukkan pukul tiga sore? Fenomena ini rasanya sudah menjadi rahasia umum bagi para pekerja maupun pelajar di Indonesia. Dilansir dari akun TikTok @tinyclyatoon.id, banyak orang merasa bahwa pada waktu-waktu krusial ini, otak mereka rasanya seperti mendadak logout alias berhenti bekerja secara optimal akibat penurunan fokus yang cenderung merosot antara pukul 15.00 hingga 17.00.

Secara ilmiah, salah satu biang kerok utama dari hilangnya fokus di sore hari adalah ritme sirkadian tubuh kita. Ritme sirkadian merupakan jam biologis internal yang mengatur siklus bangun dan tidur manusia selama 24 jam. Pada sore hari, jam biologis ini secara alami merespons penurunan intensitas cahaya dengan menurunkan suhu tubuh dan tingkat kewaspadaan. Akibatnya, energi tubuh kita pun ikut merosot tajam seiring berjalannya waktu menuju petang.

Selain faktor internal tubuh, kebiasaan kuliner masyarakat Indonesia juga memegang andil besar dalam memicu rasa kantuk ini. Menu makan siang yang didominasi oleh karbohidrat tinggi, seperti nasi putih porsi penuh, menjadi pemicu lonjakan gula darah yang cepat. Setelah lonjakan tersebut, tubuh akan memproduksi hormon insulin secara besar-besaran yang kemudian menyebabkan penurunan kadar gula darah secara drastis atau sugar crash. Proses inilah yang akhirnya membuat pasokan energi tubuh menurun dan menciptakan rasa kantuk yang luar biasa setelah jam makan siang berlalu.

Kondisi geografis Indonesia yang berada di wilayah tropis ternyata juga turut memengaruhi kinerja otak kita. Paparan cahaya matahari tropis yang terik sejak pagi hari memaksa otak dan tubuh untuk bekerja ekstra keras agar tetap fokus dan terjaga. Setelah berjam-jam bekerja di bawah tekanan suhu dan cahaya yang intens, otak akan otomatis kelelahan saat sore tiba. Sebagai bentuk perlindungan diri, otak pun akhirnya memasuki 'mode hemat energi' agar tidak mengalami kelelahan yang berlebihan.

Hal yang perlu digarisbawahi adalah rasa kantuk dan lemas di sore hari ini bisa tetap muncul meskipun kamu sudah merasa tidur dengan cukup pada malam sebelumnya. Jadi, bagi kamu yang sering diselimuti rasa bersalah karena mendadak tidak produktif di sore hari, tenangkan dirimu. Fenomena ini sepenuhnya bersifat biologis dan merupakan respons alami tubuh, jadi bukan berarti kamu adalah orang yang malas karena tubuh kita memang memiliki batasan energi yang diatur oleh mekanisme alamiahnya sendiri.

Pada akhirnya, situasi sore hari sering kali menciptakan dilema yang menggelitik antara keinginan pikiran dan realitas fisik. Di satu sisi, otak kita mungkin masih memiliki daftar panjang pekerjaan dan ingin tetap tampil produktif menyelesaikan tugas. Namun di sisi lain, sinyal dari tubuh justru memberikan perintah yang sebaliknya, yaitu beristirahat atau rebahan sejenak untuk memulihkan tenaga. Menghadapi situasi ini, tidak ada salahnya untuk mengambil jeda singkat atau melakukan peregangan ringan agar otak tidak kaget dan tetap bisa melewati sisa hari dengan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....