Ancaman Serangan Siber Meningkat di Asia Tenggara
- 30 Apr 2026 14:13 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Ancaman keamanan siber di kawasan Asia Tenggara dilaporkan meningkat sepanjang awal tahun 2026. Serangan berupa pencurian data, ransomware, dan peretasan sistem perusahaan menjadi ancaman serius bagi sektor bisnis maupun pemerintahan.
Banyak perusahaan mulai meningkatkan investasi di bidang keamanan digital untuk melindungi data pelanggan. Penggunaan sistem keamanan berbasis AI juga mulai diterapkan guna mendeteksi ancaman siber secara lebih cepat dan akurat.
Pakar keamanan siber, Rizky Firmansyah, menyebutkan bahwa serangan siber kini semakin kompleks.
“Pelaku kejahatan digital menggunakan teknologi yang lebih canggih sehingga perusahaan harus meningkatkan sistem perlindungan mereka,” ucap Rizky.
Ditempat yang berbeda, direktur CyberSecure Indonesia, Nadia Putri, mengatakan bahwa kesadaran masyarakat terhadap keamanan data pribadi masih rendah. Menurutnya, edukasi digital harus terus dilakukan untuk mengurangi risiko kebocoran data.
Pemerintah Indonesia saat ini tengah memperkuat kerja sama internasional untuk menghadapi ancaman siber global. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan infrastruktur digital nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....