Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang Selatan, Bangunan Rusak dan Warga Dievakuasi
- 29 Jul 2026 06:28 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Gempa bumi kuat dengan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah barat daya Jepang, tepatnya di Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, Selasa, 28 Juli 2026. CBS News melaporkan guncangan tersebut menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan, kebakaran, serta memicu operasi penyelamatan setelah beberapa warga dilaporkan terjebak di dalam bangunan yang mengalami kerusakan.
Gempa terjadi pada Selasa sore waktu setempat dengan tingkat guncangan mencapai level tertinggi dalam skala intensitas Jepang. Badan Meteorologi Jepang mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 7,1, sementara Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat magnitudonya sebesar 6,8.
Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah sebuah pusat perbelanjaan di Kota Kashima. CBS News melaporkan bagian lantai dua gedung tersebut mengalami kerusakan dan sejumlah orang dilaporkan masih terjebak di dalam bangunan saat tim penyelamat melakukan pencarian. Aparat setempat juga menerima laporan mengenai kemungkinan adanya korban meninggal, meski jumlah pastinya masih dalam proses pendataan.
Selain kerusakan bangunan, gempa juga berdampak pada sejumlah infrastruktur di wilayah terdampak. Rekaman dari penyiar nasional Jepang menunjukkan adanya kebakaran, jalan yang retak, jembatan rusak, serta gangguan transportasi setelah gempa terjadi. Beberapa rumah juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kuatnya getaran.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan pemerintah telah membentuk tim tanggap darurat untuk mengumpulkan informasi, mengevaluasi dampak bencana, dan mempersiapkan langkah penanganan. Ia menyebut keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah dalam menghadapi situasi tersebut.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan, "Kami menempatkan nyawa masyarakat sebagai prioritas utama." Ia juga meminta warga tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan keselamatan dari pihak berwenang.
Sebelumnya, otoritas Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir sekitar Kumamoto setelah gempa terjadi. Namun, peringatan tersebut kemudian dicabut beberapa jam setelah tidak ditemukan ancaman tsunami besar. Pemerintah tetap mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar berhati-hati karena potensi guncangan lanjutan masih ada.
Gempa ini kembali mengingatkan Jepang terhadap tingginya risiko bencana geologi karena negara tersebut berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Wilayah Kumamoto sendiri pernah mengalami gempa besar pada 2016 yang menyebabkan ratusan korban meninggal dan kerusakan luas. Saat ini, proses pencarian korban, pendataan kerusakan, serta pemulihan infrastruktur masih terus dilakukan oleh pemerintah dan tim penyelamat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....