Singapura Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Konflik Lebanon

  • 23 Apr 2026 22:49 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Singapura menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya kemanusiaan internasional bagi warga Lebanon yang terdampak konflik. Melalui Ministry of Foreign Affairs Singapore, Singapura mengumumkan kontribusi sebesar US$100.000 atau sekitar S$127.600 untuk mendukung inisiatif bantuan yang dipimpin Yordania.

Dalam pernyataan resmi pada 23 April, pemerintah Singapura menyebutkan bahwa situasi kemanusiaan di Lebanon terus memburuk akibat konflik berkepanjangan. Bantuan tersebut akan digunakan untuk penyediaan kebutuhan dasar seperti pasokan medis, makanan, tempat tinggal sementara, serta perlengkapan kebersihan bagi masyarakat sipil yang terdampak.

Konflik di Lebanon semakin intens setelah keterlibatan kelompok militan Hezbollah dalam ketegangan regional yang melibatkan Iran dan Israel. Berdasarkan data otoritas setempat, lebih dari 2.400 orang dilaporkan tewas dan lebih dari satu juta warga terpaksa mengungsi akibat serangan yang terjadi sejak awal Maret.

Selain korban jiwa, kerusakan infrastruktur juga sangat besar. Pemerintah Lebanon memperkirakan lebih dari 62.000 unit rumah hancur akibat serangan, memperparah krisis kemanusiaan yang kini membutuhkan perhatian global. Kondisi ini mendorong berbagai negara dan organisasi internasional untuk meningkatkan bantuan serta dukungan diplomatik.

Gencatan senjata selama 10 hari yang dimediasi oleh Amerika Serikat dijadwalkan berakhir pada 26 April, sementara pembicaraan lanjutan direncanakan berlangsung di Washington. Singapura pun mendesak semua pihak untuk mematuhi gencatan senjata, melanjutkan negosiasi damai, serta mengutamakan perlindungan warga sipil dan infrastruktur penting demi tercapainya solusi jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....