Penyakit Akibat Salah Pewangi Pakaian
- 31 Jan 2026 07:14 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam : Penggunaan pewangi pakaian yang tidak tepat dapat berdampak pada kesehatan. Beberapa orang memiliki kulit sensitif terhadap bahan kimia tertentu. Kesalahan memilih produk bisa memicu gangguan kesehatan. Risiko ini sering tidak disadari oleh konsumen.
Penyakit yang paling sering muncul adalah dermatitis kontak. Kondisi ini ditandai kulit merah dan terasa gatal. Penyebabnya adalah iritasi dari kandungan pewangi. Gejala biasanya muncul setelah pakaian dipakai.
Selain dermatitis, pewangi juga dapat memicu alergi kulit. Reaksi alergi berbeda pada setiap individu.
Kulit bisa mengalami ruam atau terasa panas. Anak-anak lebih rentan mengalami kondisi ini.
Gangguan pernapasan ringan juga bisa terjadi. Aroma pewangi terlalu kuat dapat mengiritasi saluran napas. Gejala seperti bersin atau hidung tidak nyaman bisa muncul. Kondisi ini umum pada penderita asma.
Bayi berisiko mengalami biang keringat akibat residu pewangi. Kulit bayi lebih tipis dan sensitif.
Sisa pewangi dapat menyumbat pori kulit. Akibatnya, bayi menjadi rewel dan tidak nyaman.
| Baca juga: Tips Cucian Tidak Bau Apek saat Musim Hujan |
Kesalahan takaran juga memperbesar risiko penyakit kulit. Pemakaian berlebihan meninggalkan residu pada pakaian. Residu ini bersentuhan langsung dengan kulit. Efeknya bisa muncul dalam jangka panjang.
Membaca label dan mengikuti petunjuk penggunaan sangat penting. Pilih pewangi sesuai jenis kulit keluarga. Gunakan pewangi khusus bayi untuk pakaian bayi. Langkah ini membantu mencegah gangguan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....