Spiritualitas Jadi Benteng Hadapi Tekanan Kehidupan Modern

  • 12 Sep 2026 20:13 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Nilai spiritual berfungsi sebagai benteng dalam menghadapi tekanan kehidupan di era modern dan membantu mengubah cara pandang masyarakat agar tidak terjebak dalam tuntutan materialistis yang berlebihan.
  • Peningkatan spiritualitas dapat membantu mengatasi kelelahan mental atau burnout yang dialami banyak orang di tengah kehidupan yang serba cepat.
  • Generasi muda perlu memperkuat hubungan spiritual untuk menjaga ketenangan jiwa dan menghadapi tekanan kehidupan digital yang terus berkembang.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Nilai spiritual dinilai dapat menjadi benteng dalam menghadapi tekanan kehidupan di era modern. Penguatan spiritualitas juga membantu masyarakat mengubah cara pandang agar tidak terjebak dalam tuntutan materialistis yang berlebihan.

Dosen UIN Antasari Banjarmasin, Ustaz Dr. Ahmad Muhajir, Ph.D., dalam siaran Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 9 September 2026, mengatakan peningkatan spiritualitas dapat membantu mengatasi kelelahan mental atau burnout. Menurutnya, generasi muda perlu memperkuat hubungan spiritual untuk menjaga ketenangan jiwa di tengah tekanan kehidupan digital.

Ia menjelaskan, keterhubungan tanpa batas melalui media sosial dapat memicu keinginan berlebihan yang melampaui kemampuan seseorang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tekanan batin sehingga pemahaman terhadap ajaran Rasulullah saw diperlukan sebagai pedoman untuk menjalani kehidupan secara lebih seimbang.

Ustaz Muhajir menilai dorongan mengejar materi tanpa batas dapat membuat seseorang kehilangan arah dan tujuan hidup. Doa yang diajarkan Nabi menjadi salah satu cara untuk membantu manusia memandang kehidupan dengan lebih tenang dan tidak berlebihan.

"Doa yang diajarkan Nabi mengajarkan manusia untuk memandang kehidupan secara lebih tenang tanpa tekanan berlebih," ujarnya. “Nilai tersebut relevan bagi generasi muda yang kerap menghadapi tekanan akibat ekspektasi lingkungan.”

Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan ruang digital secara bijak sebagai bagian dari penerapan sunah di era modern. Media sosial dapat digunakan untuk menyebarkan pesan positif, mempererat persaudaraan, serta menghindari ujaran kebencian dan konten yang dapat memicu konflik.

Ustaz Muhajir menegaskan, sunah Rasulullah saw mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk kemampuan mengelola emosi dan menghadapi persoalan. Salah satu penerapannya adalah membiasakan diri bersyukur atas nikmat Allah Swt dan bersabar ketika menghadapi ujian.

"Salah satu sunah terbesar adalah senantiasa bersyukur atas nikmat Allah Swt dan bersabar menghadapi setiap ujian," ucapnya. “Sikap tersebut dapat membantu menjaga ketenangan hati ketika menghadapi tekanan kehidupan.”

Menurutnya, rasa syukur juga dapat membantu meredam kecemasan sosial yang semakin banyak dirasakan masyarakat perkotaan. Pemahaman mengenai kematian dapat menjadi pengingat agar manusia tidak berlebihan mengejar urusan duniawi dan tetap meluruskan niat dalam setiap aktivitas.

Ia mengajak umat memandang kehidupan sebagai kesempatan untuk terus berbuat baik dan menambah pahala. Kesadaran tersebut diharapkan dapat mendorong seseorang menjalani kehidupan secara lebih ringan tanpa membebani diri dengan tuntutan yang tidak perlu.

"Manfaatkanlah waktu yang ada untuk menebar kebaikan sebelum kesempatan hidup itu akhirnya terhenti," katanya. “Setiap kesempatan hendaknya digunakan untuk memperbanyak amal dan memberikan manfaat kepada sesama.”

Ustaz Muhajir mengajak masyarakat memanfaatkan waktu untuk memperkuat keimanan dan menebar kebaikan. Sikap bersyukur dan sabar diharapkan membantu umat menghadapi tekanan kehidupan modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....